KAIMANA-Pemberian imunisasi Campak dan Rubella di Kabupaten Kaimana saat ini mengalami beberapa kendala. Salah satunya terpengaruhnya sebagaian masyarakat Kaimana terkait halal dan tidaknya imunisasi tersebut. Kendala lain yang juga dialami oleh Dinkes Kaimana adalah belum datangnya logistik dari Manokwari. Untuk itu, pemberian imunisasi khusus untuk distrik Kaimana Kota masih belum dilaksanakan, karena masih harus menunggu logistik tersebut.
“Yang mereka persoalkan itu masalah lebel halal atau tidaknya, tetapi kalau ijin dari MUI tahun 2017 pulau Jawa sudah melaksanakannya,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin Sirfefa, S.KM, MM, saat dikonfirmasi di gedung pertemuan Krooy Kaimana. 
Saat disinggung tentang kendala logistik yang saat ini dihadapi, Arifin menjelaskan, kebutuhan terkait pelaksanaan imunisasi ini juga masih belum memadai dan sementara masih menunggu pengiriman logistik terkait imunisasi ini dari manokwari melihat banyaknya kebutuhan yang ada di Kabupaten Kaimana. 
“Kalau yang di distrik lainnya sudah dilaksanakan hanya di dalam kota yang masih menunggu logistik dari Manokwari. Hal ini masih dapat dimaklumi, melihat bukan hanya Kabupaten Kaimana yang melaksanakan imunisasi tersebut,”bebernya.
“Karena ini sudah menjadi perhatian pemerintah pusat, dan harus dilaksanakan untuk seluruh daerah yang ada di Indonesia ini, maka sesulit apapun kita pasti akan usahakan, karena itu merupakan kewajiban kami”, lanjutnya. 
Arifin menegaskan pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan program ini demi menyukseskan imunisasi sampai ke pelosok-pelosok daerah. “Terkait pernyataan-pernyataan yang ada saat ini, masyarakat harus bijak dalam menyikapi isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat saat ini,” ujarnya.(nic)


Kategori : Kaimana

Komentar