JAKARTA - Lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 akan segera dibuka. Saat ini, pemerintah masih terus mematangkan persiapan pembukaan lowongan CPNS tersebut. Dalam pembukaan CPNS kali ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga masih menyiapkan urusan teknis seleksi yang akan dilakukan, termasuk soal lokasi tes CPNS. Nantinya, BKN akan menggelar tes di 134 titik lokasi.

”BKN telah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN. Namun jumlah tersebut masih tentatif dalam arti bisa berubah mengikuti kebutuhan perkembangan yang ada,” kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan seperti dikutip dari detikcom, Senin (6/8).

Ridwan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai infrastruktur yang berada di bawah pengelolaan BKN.

Di antaranya Portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan sistem Computer Asissted Test (CAT). “Perlu kami sampaikan bahwa Portal SSCN kini telah diperbaiki menjadi lebih user friendly berkat adanya self guided mechanism yang akan meminimalisasikan kesalahan memilih formasi berdasarkan latar belakang pendidikan. Calon pendaftar juga akan diberikan informasi real time tentang jumlah pelamar pada formasi tertentu dan K/L/D tertentu,” katanya. Dengan demikian, Ridwan berharap calon pelamar diharapkan akan semakin dimudahkan melakukan pendaftaran saat penerimaan CPNS 2018 telah diumumkan secara resmi oleh Pemerintah. 

Mengenai persyaratan serta dokumen yang perlu disiapkan calon pendaftar lowongan CPNS di 2018, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir mengatakan, dari sisi prosedur dan persyaratan tidak jauh berbeda dengan pembukaan lowongan CPNS tahun 2017. “Kalau dari sisi prosedur nanti, saya kira relatif sama. Prosesnya sebenarnya hampir sama. Tapi nanti akan diumumkan oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). Tapi gambarannya bisa dirujuk seperti yang kemarin (tahun lalu),” katanya.

Dokumen administrasi yang perlu disiapkan pelamar CPNS 2018 tenaga professional diantaranya fotokopi KTP, fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir, Surat keterangan akreditasi dari BAN PT, pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar berlatar belakang merah. Sedangkan dokumen tambahan bagi lulusan DIII dan SMA/sederajat yakni materai Rp 6.000, fotokopi KTP,

fotokopi ijazah/STTB, fotokopi ijazah SD, fotokopi ijazah SLTP, fotokopi ijazah SLTA

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berencana mengumumkan pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada bulan ini. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan untuk bisa mengikuti seleksi CPNS nantinya. Persiapan terus dilakukan. Kementerian PAN-RB berupaya agar pengumuman dilaksanakan secepatnya. ”Kami terus dalam proses menuju pengumuman. Kami ingin semua proses menuju pengumuman telah dipersiapkan dan diperhitungkan dengan cermat. Kami ingin lebih cepat lebih baik. Mohon masyarakat sabar menunggu,” kata Mudzakir.

Karo Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, pada seleksi CPNS tahun ini pemerintah akan melakukan dengan sistem yang terintegrasi. Contohnya, dalam tahap pendaftaran hanya satu pintu melalui situs sscn.bkn.go.id. ”Nggak peduli itu daerah maupun pusat tetap mekanisme online pendaftarannya melalui sscn.bkn.go.id. Lalu seleksi kompetensi bidang (SKB) juga di bawah koordinasi BKN. Minimal di setiap provinsi ada 1 lokasi tes,” kata Ridwan. “Jadi daerah nanti diharapkan untuk mengumpulkan soal untuk SKB, itu ke BKN. Karena tes SKB-nya juga pakai CAT. Basisnya pakai CAT BKN. Integrasinya itu,” sambung dia.

Sedangkan untuk alur seleksi, kata Ridwan, tidak jauh berbeda dengan pembukaan lowongan CPNS pada 2017 lalu. Mulai dari seleksi administrasi hingga seleksi kompetensi bidang. ”Nanti akan dilakukan seleksi administratif, oleh kementerian, lembaga, atau daerah masing-masing. Dari yang lulus seleksi administrasi, kita minta untuk ikuti SKD (seleksi kompetensi dasar) dengan CAT BKN, setelah itu ada SKB yang sebagian besar di daerah wajib pakai CAT BKN,” jelasnya. (fdl/zlf)


Kategori : Berita Utama

Komentar