KAIMANA-Terkait dengan harapan Bupati Kaimana terkait pemberdayaan staf Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten Kaimana, maka  telah dilakukan pembinaan teknis terhadap enam orang tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dijadikan sebagai tenaga operator perekaman e-KTP. 
Demikian yang disampaikan oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kaimana, Wahab Pical, S.Sos, kepada koran ini di ruang kerjanya, belum lama ini.
“Beberapa waktu lalu Pak Bupati menginginkan untuk berdayakan ASN sebagai tenaga operator.Untuk itu, bulan lalu saya telah membawa enam orang untuk mengikuti Bimtek di Jakarta selama kurang lebih tiga hari.Tapi hari ini kalau saya boleh jujur, Bimteknya tidak bisa dilakukan satu kali saja.  Kalau soal perekaman boleh saja, akan tetapi tahapan sampai proses percetakan ini perlu pelatihan yang lebih, baru mereka bisa. Oleh karena itu solusi terbaik dari masalah saat ini yang kami hadapi, kami dari Disdukcapil berharap tenaga SIAK kami yang statusnya masih kontrak, yang sementara ibelum di SK kan, agar bisa diangkat. Hal ini juga terkait dengan persiapan pesta demokrasi tahun 2019,” ungkapnya.
Dijelaskannya bahwa pengoptimalan pelayanan Disdukcapil juga diinstruksikan Mendagri, agar Pemilu 2019 ini berjalan dengan aman dan damai. 
Menurutnya, tujuan mengangkat tenaga kontrak tersebut bukan tanpa alasan. “Mereka sendiri sudah bekerja dibidang ini ada yang sudah 11 tahun, sehingga mereka sudah mahir dalam bidang ini. Jika dilihat situasi saat ini, konsep kami bukan lagi berjalan, akan tetapi sudah berlari, mengejar target yang sudah ditetapkan. Masyarakat ini juga kadang gelisah karena menunggu terlalu lama hasil yang keluar.Kasian mereka ada yang dari kampung bolak balik terus. Apa memang harus dipertahankan kondisi seperti ini. Mereka tenaga kontrak ini honornya sudah ada dalam DPA Dukcapil. Tinggal di SK kan saja,”urai Kadisdukcapil.(nic)

 


Kategori : Kaimana

Komentar