MANOKWARI-Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, merespon positif berdirinya Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB). Dia berharap lewat pusat pelatihan ini dapat menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bekerja di sektor pertambangan migas.
Wilayah Papua Barat memiliki potensi sumber daya alam (SDA). Kondisi ini perlu diantisipasi dengan kesiapan tenaga kerja yang handal. ‘’Anak-anak kita harus lebih diberdayakan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan migas. Lewat pusat pelatihan teknis industri dan migas dapat menyiapkan tenaga-tenaga handal. Tidak perlu lagi mencari keluar,’’ tandas Gubernur.
   Gubernur mengatakan,  pusat pelatihan ini dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni dan dioperasikan  PT Petrotekno, perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan tenaga kerja Industri minyak dan gas bumi bertaraf internasional. Namun, orang  yang didik di pusat pelatihan ini tak hanya dari Bintuni tetapi juga dari kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat.
 P2TIM-TB ini dibangun di atas lahan seluas 9.300 meter persegi di Distrik Bintuni Timur. Beberapa Fasilitas yang ada di P2TIM-TB, yaitu kantor dan administrasi, 3 ruang kelas, gedung pelatihan praktik confined space dan tangki dan ringging shelter.
‘’Pusat pelatihan ini bekerja sama dengan PT Petrotekno yang mengeluarkan sertifikat diakui internasional. Lulusan dari pusat pelatihan ini bisa kerja di Amerika dan negara-negara lain,’’ tandasnya.
Putra-putri di kawasan Bintuni diharapkan lebih banyak didik di pusat pelatihan ini. Masa pelatihan 5 bulan dengan berbagai keahlian. ‘’Keahlian teknik industry dan migas, bisa las di dasar laut,’’ tuturnya.
Di Papua Barat sedang dibangun Train 3 Tangguh LNG, serta Gentting Oil, perusahan migas di Sorong, serta pabrik semen di Manokwari. Lulusan pusat pelatihan di Bintuni dapat terserap di sejumlah perusahaan ini. 
‘’Selama ini pemerintah lalai tidak menyiapkan pusat pelatihan padahal banyak potensi sumber daya alam. Sekarang pusat pelatihan tenaga kerja sudah ada, kita akan dorong supaya perusahaan dapat memanfaatkan tenaga-tenaga yang siap bekerja,’’ ujar gubernur.(lm)

 


Kategori : Manokwari

Komentar