MANOKWARI-Bintaldam XVIII/Kasuari dipimpin Kabintaldam Kolonel Caj Rudi Herman Marentek, S.Th melakukan pembinaan mental di jajaran Kodim 1713/Kaimana. Turut hadir Dandim 1713/Kaimana Letkol Inf. Sabdono Budi Wiryanto SE, Mayor  Inf. Zakaria, Kapten Inf. Yosias Waimbo (Pasi Opsdim 1713/Kaimana), Kapten Inf. Setiyono (Danramil 1713-02/Teluk Etna), Lettu Cpm Aan Budianto (Dansubdenpom persiapan),  Letda Inf. Aninam  (Danunitdim 1713/Kaimana).

Pembinaan mental diikuti 105 personil Kodim 1713/Kaimana terdiri atas prajurit, PNS dan ibu Persit. Kegiatan dilaksanakan di di aula Kodim 1713/Kaimana Jl. Batu Putih, Rabu (18/7).

Penerangan Kodam (Pendam) XVIII/Kasuar) dalam pres release yang dikirim ke Radar Sorong, kemarin menyebutkan, pada pembinaan mental ini, Kabintaldam Kolonel Caj Rudi Herman Marentek, S.Th menyampaikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan para prajurit dan ibu Persit.

Dikatakan Kabintaldam, pembinaan mental bagi prajurit  bertujuan mengarahkan prajurit menjadi keluarga yang sehat mental.  Prajurit adalah anggota angkatan perang yang tidak memandang pangkat dan jabatan serta merupakan salah satu manusia yang ahli dalam perang. Prajurit juga disebut tentara dan berstatus militer  (hirarki).

“Tantangan tugas yaitu terwujudnya hidup dan perilaku serta terbinanya sikap mental, moral dan kepribadian prajurit yang memiliki jiwa juang dan kepemimpinan yang tangguh serta memiliki motivasi dan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas di lapangan/staf demi mendukung tugas pokok Komando atas,” tegas Kabintaldam.

Menurut Kabintaldam, serangan terhadap mental para prajurit meliputi, makanan/kuliner, kesenangan, fantasi atau imajinasi (narkoba & miras), fashion  atau modelitas/rawat diri, film/pornografi, filosofis, radikalisme/kafir, dan finansial edonisme/materialistis.

 Untuk menjauhkan diri dari serangan mental, maka para prajurit dan keluarga dituntut rajin ibadah, jangan rutinitas tapi jadikan kebutuhan, rajin baca Al-quran dan Alkitab,  rajin menghadiri majelis Ta’lim dan pendalaman alkitab,  berfikir positif, bertemanlah dengan orang yang berilmu /pengalaman,  perbanyak silahturami dan makan dan minum yang halal.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar