SORONG- Hasil pemungutan zakat yang dilakukan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Sorong sebanya Rp. 168 juta setelah dibagikan kepada golongan wajib penerima zakat, Lazismu juga akan menggunakan sisa zakat untuk beasiswa pendidikan untuk siswa kurang mampu dan mendirikan sekolah mubalik.
  Direktur Lazismu Kota Sorong, Kamaluddin kepada Radar Sorong, Kamis (21/6) kemarin mengatakan, Pengumpulan zakat yang dilakukan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Sorong sejak 2 Ramadan hingga akhir Ramadan sebanyak Rp. 168 juta dari zakat fitra, Mal, sedekah dan infak. 
  Untuk zakat fitra dan mal yang dikumpulkan di Kota Sorong sudah dibagikan kepada golongan yang berhak menerima zakat dua hari sebelum lebaran di kota dan kabupaten Sorong. Sementara untuk sisanya akan digunakan untuk pendidikan seperti bantuan pendidikan kaum kurang mampu, membangun wirausaha dan kegiatan islami seperti pelatihan mubalik dan lain sebagainya.
  “Kami berinisiatif untuk bekerjasama dengan majelis tablik Muhammadiyah Papua Barat untuk membuka sekolah mubalik untuk menjawab tantangan umat kedepan. Sehingga puasa tahun mendatang musallah dan masjid tidak lagi kekurangan mubalik. Kami juga berencana bekerjasama dengan Baznas dan juga lembaga islam lainya dalam hal ini,”  katanya.
  Penerimaan zakat Lazismu untuk tahun ini mengalami kemajuan 30% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pengumpulan zakat lazismu dilakukan di seluruh amal usaha muhammadiyah mulai dari TK, SD, MTs, SMA Muhammadiyah, UMS dan beberapa mesjid yang dikelola oleh Muhammadiyah seperti Mesjid Al-Amin, Mas Mansyur, Darul Ulum dan Panti Asuhan Al-Amin.
  Alasan zakat digunakan untuk pendidikan islam dikarenakan, selama bulan puasa kemarin masih terdapat banyak mesjid dan musallah yang kekurangan mubalik. Juga sebagian umat masih memiliki kendala dana untuk pendidikan maka dengan demikian zakat akan difokuskan untuk membangun pendidikan.(dar)


Kategori : Sorong Raya

Komentar