MANOKWARI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Manokwari menghimpun zakat fitrah, zakat maal,  infak, sedekah dan fidyah selama Ramadan 1439 Hijriah/2018 sebesar  Rp 2.557.884.175.  Zakat ini disetorkan 15.880 jiwa muzakki  dan dibagikan kepada 8.965 mustahiq,

Di Manokwari terdapat 37 UPZ (unit pengumpul zakat) dan yang paling banyak mengumpulkan zakat  LAZ DPLH (Lembaga Amil Zakat Dompet Peduli Lentera Hati , Masjid Ridwanul Bahri, Masjid At-Taqwa Wosi, Nurul Jihad Maduraja.

Laporan Barnas Manokwari dibacakan Sekretaris, Jamil Manilet, zakat fitrah terkumpul Rp 737.678.759, zakat maal Rp 1.206.432.200, infak Rp 383.086.125, sedekah Rp 163.762.850, fidyah Rp 66.924.250 serta beras 6.922 Kg. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu. ."Tahun lalu zakat fitrah yang terkumpul mencapai Rp 400 juta,’’ ujar Sekretaris Baznas Manokwari.

Selanjutnya zakat  terkumpul dibagikan kepada yang berhak menerima (mustahiq) sebesar Rp 997.631.000 dan disetorkan ke Baznas Rp 212.105.500. Khusus untuk zakat fitrah, lanjut Jamil, pengumpulan di wilayah kota Manokwari terus mengalami peningkatan sejak tahun 2014 hingga 2018.

Ia menjelaskan, zakat yang terkumpul di umat Islam terbagi kepada mustahik atau penerima zakat. Penerima zakat di daerah ini sebanyak 8.965 jiwa.

Manilet menjelaskan, besaran zakat fitrah di Manokwari terbagi menjadi tiga tingkatan sesuai beras yang dikomsumsi wajib zakat, yakni beras kualitas super, kualitas sedang serta beras bulog. Yang mengkonsumsi beras super sebesar Rp 37.500, beras kualitas sedang Rp 32.500 dan beras Bulog Rp 25.000.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar