FAKFAK-  Menyambut 1 Syawal 1439 H, tahun 2018 Masehi oleh umat Islam di Fakfak ternyata tidak sereragam waktu pelaksanaan Salat Id, karena ada Umat Islam yang melaksanakan Salat Id sesuai dengan hasil sidang Isbat dan ada yang melaksanakan Salat Id sebelum sidang Isbat.

Seperti yang terjadi di Kampung Sukru Distrik Pariwari, kampung yang berada dalam Kota Fakfak dan telah memiliki alat informasi seperti media elektronik Tv maupun Radio lebih duluan melaksanakan Salat Id tanpa menunggu hasil sidang Isbat.

Umat Muslim Kampung Sukru melaksanakan Salat Id hari Rabu, 13 Juni 2018, tanpa menunggu hasil sidang Isbat.

Berbeda dengan umat Islam lainnya di Kabupaten Fakfak yang rata – rata melaksanaan Salat Id pada Jumat, 15 Juni 2018 yang dilaksanakan secara serentak hingga kepelosok kampung setelah keluarnya hasil sidang Isbat.

Pelaksanaan Salat Id di Fakfak yang dilaksanakan secara serentak sesuai hasil sidang Isbat, kali ini tidak dilaksanakan di satu titik pada tempat terbuka seperti tahun kemarin  yang di pusatkan di lapangan Stadion 16 November.

Meskipun pelaksanaannya belum serentak, namun Salat Id menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018 M di Fakfak tetap berjalan  aman.

Pelaksanaan Salat Id di Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak dengan Imam H. Afifi Kadmas dengan Khatib, Ketua Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Fakfak, Drs. Mohamadon Daeng Husein, dalam khutbanya di hadapan ribuan umat Islam yang memadati Masjid Agung Baitul Makmur, mengatakan, ibadah puasa merupakan wahana bagi umat muslim untuk melatih, mengajakan dan mendidik setiap orang yang melaksanakan agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Sementara untuk penerimaan zakat infaq dan sedekah (ZIS) dengan wajib zakat 2. 310 kepala keluarga atau 10.549 jiwa. Penerima zakat fitrah berupa uang sebesar Rp 664.881.500, untuk beras sebanyak 10.643 Kg dimana dari penerimaan zakat fitrah diserahkan kepada 2.420 penerima zakat. (ric)


Kategori : Manokwari

Komentar