LAWANG-Pengawasan terhadap produksi petasan selama bulan ramadhan. Sekiranya harus lebih diwaspadai oleh pihak kepolisian. Seperti diketahui kemarin telah terjadi ledakan di sebuah rumah yang memproduksi petasan. Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang di rumah milik Ali Maskur, 30. Beruntung pemilik rumah tersebut masih selamat dan hanya mengalami luka bakar. Sedangkan satu orang temannya meninggal dunia atas nama Much. Su’in warga Desa Srigading Kecamatan Lawang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Malang peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00.    Saat beberapa warga sedang beraada di dalam rumahnya dan beberapa orang yang ada di sawah dekat tempat kejadian le- dakan. Semuanya merasa kaget karena suara ledakan yang sangat kencang. Bahkan suara ledakan terdengar sampai jarak satu kilometer. “Saya tadi menyabit rumput diatas sana. Jaraknya sekitar 1 kiloan lah. Tetapi suara leda- kannya terdengar sangat nyaring,” ucap salah satu warga yang tidak menyebutkan namanya.

Selain itu, tetangga korban Abdul Mulib mengatakan, saat terjadinya ledakan memang terdengar sangat keras. “Saat itu ada bunyi letusan dua kali. Kreteekkkk dum, kreeetek dummm,” sambungnya. Kemudian beberapa warga langsung banyak yang keluar rumah. Asap tebal berada diatas rumah Ali Maskur. Sehingga warga langsung mendatanagi TKP. Tetapi banyak yang tidak berani untuk masuk ke dalam. “Saat ada terjadi ledakan banyak warga yang tidak berani masuk ke dalam. Hanya saya dan satu orang langsung masuk ke dalam rumah (korban),” terannya.

Dia melanjutkan, saat memasuki rumah ko- rban yang terlihat hanya telihat Ali Maskur. Kondisinya sudah hangus seperti luka bakar. Sehingga langsung dievakuasi keluar. Namun, untuk korban Much. Su’in baru diketahui setelah beberapa warga banyak yang masuk ke dalam rumah. Saat itu korban sudah meninggal dunia. “Kira-kira Su’in nama panggilannya, terpental sekitar 5 meter dari tempat menaruh petasan,” ucapnya.

Sementara itu, rumah miliki korban Ali Maskur hancur berantakan. Pantauan yang dilakuakan Jawa Pos Radar Malang kondisi rumah mulai dari gedung dan atap hancur. Hanya terlihat serpihan kayu dan batu batu, serta kertas bahan memproduksi petasan berserakan di tanah. (nr4)


Kategori : Nasional

Komentar