MANOKWARI-KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Papua Barat mengembalikan berkas syarat dukungan 6 bakal calon anggota DPD RI. Ini karena setelah dilakukan penelitian terdapat dukungan ganda.

Komisioner KPU Provins Papua Barat, Paskalis Semunya, menjelaskan, terdapat 12 balon DPD RI yang berkas syarat dukunganya telah diteliti baik, foto kopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), data diaplikasi SIPPP maupun formulir C-1 DPD. Dari 12 balon, 6 di antaranya telah dinyatakan memenuhi syarat (MS), sedangkan 6 balon DPD lainya belum memenuhi syarat (BMS).

Adapun 6 balon DPD yang syarat dukungannya telah memenuhi syarat, yakni, Yance Samonsabra, SH, Victor Juventus Gonzalves May, Jacob Esau Komigi, SH, MM, Sirajudin, SH, Sanusi Rahaningmas, S.Sos serta Sofia Maipauw. Sedangkan 6 balon  yang belum memenuhi syarat, Ir Andi Samsul Bahri Maddukeleng, MH, Zakarias Horota, Yanuarius Ulukyanan, Mamberob Yosepus Rumakiek, Amos Watory dan Kariadi, SH, MH.

 “Bekas dukungan dua belas bakal calon sudah dilakukan penelitian syarat dukungan. Dari 12 bakal calon itu, 6 sudah memenuhi syarat dan siap difaktualisasi, sedangkan 6 balon lannya belum memenuhi syarat. Kita sudah kembalikan syarat dukungan untuk diperbaiki lagi,” ujar Paskalis kepada Radar Sorong di kantor KPU PB, Jumat (18/5).

Keenam balon DPD ini diberi waktu  hingga 20 Mei (hari ini) untuk menyerahkan kembali hasil perbaikan syarat dukungan ke KPU. Selanjutnya akan dilakukan penelitian lagi untuk memastikan apakah memenuhi syarat atau tidak.

Bila sudah memenuhi syarat akan akan segera dilakukan verifikasi factual, di mana KPU akan turun langsung menanyakan ke warga apakah betul-betul mendukung balon calon DPD tertentu. “Rata-rata dokumen yang dikembalikan karena ada kegandaan dukungan, belum ditandatangani dengan baik. Kalau sudah diserahkankan kembali akan dicek ulang lagi,” tuturnya.

Sebagai imbas dari Putusan Majelis Pemeriksa Bawaslu Prov  Papua Barat, Senin (14/5) lalu, lanjut Paskalis, kini sudah ada 14 bakal calon anggota DPD yang bekas syarat dukungannya ditindaklanjuti. Ada tambahan 2 bakal calon, Abdullah Manaray dan Filep Wamafma. “Berkas keduanya akan dilanjutkan dengan penelitian administrasi syarat dukungan,” tuturnya Paskalis.

Namun yang kini menjadi pembahasan internal KPU terkait jadwal penelitian administrasi berkas dukungan Abdullah Manaray dan Filep Wamafma. Pasalnya sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tahapan Program dan Jadwal, saat ini tahapan sudah sampai pada perbaikan atas penelitian berkas administrasi syarat dukungan balon DPD.

“Kewenangan untuk mengatur jadwal sepenuhnya menjadi tanggung jawab KPU RI. Laporan sudah kami layangkan dengan harapan ada petunjuk teknis untuk melayani dua balon ini (Abdullah Manaray dan Filep Wamafma,”  jelasnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar