MANOKWARI-Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan menyatakan dirinya siap menerima hasil seleksi lelang jabatan tinggi prama (eselon II). Dia sudah mendapat informasi dari Sekda Drs Nathaniel Mandacan selaku Ketua Panitia Lelang Jabatan untuk menyerahkan hasil.

 “Saya sudah dapat informasi dari Pak Sekda untuk penyerahan hasil lelang jabatan. Ya, dalam minggu ini,” tutur Gubernur kepada wartawan, Rabu (16/5).

 Ada 14 jabatan eselon II yang dilelang. Pansel akan menyerahkan semua nama sesuai jabatan yang diminati. Gubernur sebagai penggu memiliki kewenangan untuk memilih siap yang dipercaya membantunya melaksanakan roda pemerintahan.

Gubernur mengatakan, dirinya tak hanya melihat nilai hasil seleksi, tetapi juga ada pertimbangan lainnya, seperti mental, kepribadian, kinerja, loyalitasnya. “Jadi tidak semata-mata nilainya bagus itu yang dipilih. Misalnya, nilainya bagus tetai kalau mentalnya tidak bagus ini akan mengurangi tingkat keterpilihannya,” tandasnya.

PNS yang mengikuti seleksi lelang jabatan merupakan pejabat, mantan pejabat di lingkup Pemprov Papua Barat, serta kabupaten/kota. Sebagian peserta lelang sudah sangat dikenal gubernur. “Kita melihat kinerja dan loyalitasnya. Yang ikut ini kan PNS di seputaran  Papua Barat saja,” tuturnya.

Ditanya kapan pelantikan, Gubernur belum bisa memperkirakan. Namun setelah menerima nama-nama dari  Pansel, dirinya akan langsung mempelajari untuk kemudian dipilih. “Kalau bisa cepat ya itu lebih baik,” ujar Gubernur.

Setelah pelantikan 14 jabatan, akan dilanjutkan dengan seleksi lelang jabatan tahap II. “Setelah pelantikan pejabat hasil lelang jabatan tahap pertama  ini, nanti akan kita usulkan lagi untuk seleksi tahap kedua,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Drs. Nathaniel Mandacan, M.Si  mengakui, penyerahan hasil lelang jabatan ke gubernur agar terlambat lantaran dirinya berada di Jakarta selama 2 minggu mengikuti Musrenbangnas.

Adapun 14  jabatan yang dilelang  yakni, Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Asisten Gubernur Bidang Administrasi Otonomi khusus (Otsus), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Kepala Badan SDM, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Berikutnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Biro Pemerintahan Setda Papua Barat dan Kepala Biro Hukum Setda Papua Barat.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar