MANOKWARI-Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan menyatakan, pada Musrenbang Nasional beberapa waktu lalu, pihaknya mengusulkan sejumlah program pembangunan yang mengacuh pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) maupun RPJMD 2017-2022. Selain itu juga memperhatikan kebijakan pemerintah pusat maupun  Inpres (Instruksi Presiden).

Dikatakan Gubernur, selain dilaksanakan pemerintah provinsi, program-program yang diusulkan tersebut bila disetujui akan dilaksanakan oleh kementerian/lembaga terkait. “Tentu bila kementerian/lembaga yang melaksanakan maka perlu koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya kepada wartawan.

Gubernur belum bisa memastikan mana program usulan yang sudah mendapatkan lampu hijau dari  kementerian/lembaga di tahun 2019. Namun dia berharap, apa yang sudah diusulkan pemerintah pusat dapat respon. Pemerintah pusat akan melihat usulan berdasarkan skala prioritas serta kemampuan anggaran.

Dijelaskan, Musrenbang dilaksanakan pada setiap tahapan pemerintahan, mulai dari kampung/desa, distrik, kabupaten, provinsi hingga nasional. Dari tingkatkan Musrenbang ini pemerintah dapat melihat mana saja program usulan  yang menjadi prioritas.

“Di kampung-kampung atau desa juga akan punya anggaran tersendiri, punya APBK (Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung). Nah,  pemerintah kampung sendiri mengusulkan program berdasarkan prioritas, demikian  pula distrik, kabupaten dan provinsi hingga nasional,” katanya.

Pemerintah pusat lanjut gubernur, menaruh perhatian besar untuk pembanguan tanah Papua.  Beberapa prioritas yang menjadi perhatian, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan, pengurangan kesenjangan antar wilayah dan lainnya. Prioritas-prioritas ini akan dikerjakan pemerintah di tahun 2019.

Pemerintah Provinsi Papua Barat membangun 13 kabupaten/kota. Sedangkan program yang sifatnya menyentuh masyarakat, seperti bantuan  hibah dan sosial menjadi perhatian pemerintah kabupaten/kota.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar