AIMAS-Satuan Narkoba Polres Sorong, berhasil meringkus 2 orang pengguna sekaligus pengedar ganja, diwilayah Kota Sorong, RR (23) dan FR (22) di dua lokasi yang berbeda, Jumat (11/4). Kedua tersangka kepemilikan ganja tersebut, kini diamankan di Mapolres Sorong, lantai III, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Sorong, AKBPD Dewa Made Sidan Sutrahna, S.Ik melalui, Kasat Narkoba Polres Sorong, AKP Fernando S Saragi,S.Ik membenarkan adanya penangkapan teersebut. Adapun kronologis penangkapan tersebut, bermula dari informasi yang diterima anggota sat narkoba Polres Sorong, Jumat (11/5) sekitar pukul 12.30 WIT.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Sat Narkoba Polres Sorong mulai melakukan penyelidikan terhadap orang yang melakukan pengedaran Narkotika jenis ganja diseputaran Km 10 Masuk, Kota Sorong. Dari hasil penyelidikan tersebut, diketahui bahwa, pengedar tersebut, RR akan menjalankan aksinya di depan Masjid Baitussalam, Jalan Sungai Kamundan Km 10 masuk, Kota Sorong.

“RR ini, diamankan sekitar pukul 17.30 WIT, Dari tangan RR, anggota berhasil menemukan 3 paket kecil ganja yang dibungkus kertas putih siap edar,” ungkapnya kepada awak media, di ruang kerjanya, Kemarin (15/4).

RR merupakan mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta, tidak memberikan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Sorong, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selain 3 paket ganja seharga Rp 300 ribu.

Berdasarkan pengembangan dari hasil pemeriksaan terhadap RR, diketahui ganja tersebut, diperoleh dari salah seorang rekannya, FT yang langsung diringkus pada hari yang sama di Km 12 Jalan Basuki Rahmat, sekitar pukul 19.31 WIT.

Saat dilakukan penggeledahan dalam kamar FT, ditemukan 6 bungkus besar ganja seharga Rp 1 juta, dengan 3 bungkus sedang ganja seharga Rp 500 ribu dan sebungkus kecil ganja seharga Rp 100 ribu. Selain itu, terdapat pula bungkus rokok yang digunakan untuk melinting ganja dan HP milik FT.

Disampaikan Fernando, Ganja yang diperoleh tersebut, berasal dari Jayapura yang dikirim langsung oleh pengedarnya kepada FT. Dimana, FT telah melakukan pengedaran ganja tersebut, sebanyak 2 kali, dimana yang pertama kali menggunakan dana pribadinya sebesar Rp 5 juta dan yang kedua kalinya sebesar Rp 10 juta dari hasil patungan bersama dengan RR. “ Selain pemakai, mereka juga mengedarkan”imbuhnya.(nam)


Kategori : Sorong Raya

Komentar