MANOKWARI-Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, menyatakan, dirinya keluar daerah bukan sekedar jalan-jalan tetapi melaksanakan tugas  yang diemban sebagai kepala daerah. Dominggus perlu menyampaikan  hal ini karena ada  pembicaraan di luar  yang menyorotinya.

 “Saya sendiri sebagai gubernur dikritik, ada yang mengatakan gubernur jalan terus. Tetap saya mau kasih tahu, sering keluar daerah karena melaksanakan tugas-tugas kedinasan, kemasyarakatan,” tandasnya di hadapan ratusan PNS pada apel pagi Senin (14/5).

Gubernur mengatakan, dirinya sering menghadiri undangan kegiatan pemerintahan, keagamaan maupun kemasyarakatan. Seperti pekan lalu, menghadiri beberapa kegiatan di Sorong. Belum lagi kalau ada undangan dari pemerintah pusat.

“Kalau keluar daerah itu berarti ada undangan. Itupun kalau kegiatan sudah selesai langsung pulang. Begitupun pimpinan OPD yang  hadiri kegiatan di Jakarta atau kota lain, setelah kegiatan selesai langsung pulang,” kata dia.

Sebagai seorang kepala daerah dituntut turun  sering turun melihat masyarakat. Jangankan gubernur atau bupati/walikota, Presiden RI Joko Widodo, lanjut Dominggus sering turun ke daerah untuk melihat dan berbincang langsung ke rakyat.

 “Amati sendiri, Pak Presiden itu sering kunjungan kerja di daerah.  Kali ini kunjungan di Sumatera dan daerah lain. Selama memimpin presiden sudah di Papua sudah 9 kali dan ke  Papua Barat 7 kali,” tandasnya.

Rakyat menurut gubernur, menghendaki kepala daerah atau presiden turun melihat langsung kondisi lapangan. Selain itu juga disampaikan imbauan-imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta keutuhan NKRI (Negara  Kesatuan Republik Indonesia).

Gubernur bahkan mengusulkan kepada secretariat daerah (Setda) agar membuat papan untuk mencatat kegiatannya. “Nanti buat papan, gubernur kemana supaya ditulis,” tuturnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar