FAKFAK- Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Fakfak masa sidang pertama tahun 2018, dalam rangka LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Bupati Fakfak tahun 2017 dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi – fraksi dewan yang berlangsung Senin malam (14/5).

Fraksi Amanat Pembangunan dan Fraksi Kebangkitan Demokrasi tidak menyatakan menerima ataupun menolak LKPJ. Semntera untuk 3 fraksi yang menyatakan menerima yaitu Fraksi Golkar Bintang Indonesia Raya, Fraksi Nasdem Nurani Rakyat dan Fraksi Demokrat.

Rapat paripurna DPRD Fakfak dengan acara penyampaian pendapat akhir Fraksi, dari 20 anggota DPRD Fakfak, 8 anggota DPRD Fakfak absen dengan berbagai alasan, namun dalam sidang tersebut 5 Fraksi menyatakan keprihatinannya terhadap aksi teror Bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

Atas persoalan teror yang terjadi di Indonesia, 5 Fraksi di DPRD Fakfak meminta agar Negera  sigap, tanggap dan cepat memberantas habis keolompok teroris sampai akar akarnya.

Sementara itu Bupati Fakfak, Drs. Mohamad Uswanas, M.Si, saat penutupan sidang LKPJ, menyambut baik masukan dan koreksi dari fraksi - fraksi dewan atas LKPJ Bupati tahun 2017.

Menurut Bupati, LKPJ Bupati telah dibahas secara baik dan mendalam oleh DPRD untuk mendapat koreksi dan masukan yang konstruktif dalam bentuk rekomendasi dewan. sehingga pada gilirannya dapat dijadikan masukan bagi penyusunan kebijakan dan program pembangunan pada tahun tahun berikutnya. (ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar