MANOKWARI-Puluhan personel Brimob dan Polres Manokwari yang sebagian bersenjata laras panjang berjaga-jaga di  halaman kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Provinsi Papua Barat, di  Jalan Brawijaya-Manokwari, Senin (14/5) pagi  hingga sore.  Kendaraan pengangkut peralatan anti huru-hara juga disiagakan.

  Kehadiran anggota polisi yang dipimpin Kabag Ops Polres Manokwari, Kompol Winarto, di kantor Bawaslu ini untuk mengamankan pelaksanaan sidang dugaan pelanggaran administrasi syarat dukungan calon anggota DPD RI dengan agenda pembacaan putusan. Di sisi lain, ada kerumunan massa  salah satu pendukung bakal calon.

  Hasil sidang menggembirakan bagi kedua pelapor, Abdullah Manaray dan Filep Wamafma. Laporan keduanya diterima Majelis Pemeriksa Bawaslu diketuai Marlenny Momot (ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat) dengan anggota majelis Alfredo Ngamelubun dan Ibnu Mas’ud.

  Senyuman bahagia mengembang dari wajah Abdullah Manaray dan Filep Wamafma.  Putusan ini juga mendapat sambutan dari massa pendukung yang sejak pagi mewarnai suasana dari luar ruangan persidangan.

   Sidang dengan agenda pembacaan putusan dimulai sekitar pukul 12.15 WIT.  Terlebih dahulu, Majelis Pemeriksa membacakan putusan dengan pelapor Abdullah Manaray. Majelis Pemeriksa dalam kesimpulannya menyatakan, syarat dukungan Abdullah Manaray telah memenuhi syarat dukungan 1.032 dari syarat minimal 1.000 dibuktikan dengan hard copy KTP maupun soft copy yang tersebar pada 8 kabupaten.

   Dengan demikian, Majelis Pemeriksa memutuskan, menerima permohonan pelapor secara keseluruhan, menyatakan terlapor (KPU Provinsi Papua Barat) telah melakukan pelanggaran administrasi Pemilu, memerintahkan KPU Provinsi Papua Barat untuk mengikutsertakan pelapor (Abdullah Manaray) pada tahap selanjutnya.

   “Memerintahkan KPU Provinsi Papua Barat untuk melaksanakan putusan paling lambat tiga hari kerja sejak putusan ini dibacakan,” ujar Ketua Majelis Pemeriksa membacakan putusan.

    Sidang pembacaan putusan laporan pelapor Filep Wamafma dimulai sekitar pukul 13.30 WIT.  Sebelumnya majelis memberi kesempatan kepada KPU Provinsi Papua Barat membacakan pleidoi.

    Hingga akhirnya Majelis Pemeriksa memutuskan permohonan pelapor diterima sebagian,  memerintahkan KPU Provinsi  Papua Barat untuk melakukan pemeriksaan dan perhitungan satu bundel dari hard copy KTP  sisa syarat dukungan pelapor dari Kabupaten Manokwari Selatan, memerintahkan KPU Papua Barat untuk mengikutsertakan pelapor (Filep Wamafma) pada tahapan selanjutnya, apabila syarat dukungan telah memenuhi syarat.(lm)


Kategori : Berita Utama

Komentar