MANOKWARI-Sekitar 40-an pedagang ikan yang sehari-harinya berjualan di Pasar Sanggeng, Manokwari, Senin (14/5) ramai-ramai mendatangi kantor Gubernur Papua Barat, di Arfai. Mereka tidak membawa ikan untuk dijual, tetapi membawa aspirasi untuk disampaikan ke gubernur.

Para pedagang ikan ini muncul ketika sedang digelar apel pagi  yang dipimpin langsung Gubernur Drs Dominggus Mandacan. Gubernur  yang sedang berdiri di atas podium sempat menghentikan arahannya ketika melihat kemunculan para nelayan.

 Sebelum menginjakkan kaki di halaman kantor gubernur, sejumlah Satpam, Satpol PP maupun protokol menghampiri para pedagang ikan ini. Mereka ditanyai maksud dan tujuan kedatangan di kantor gubernur.

Salah seorang pedagang ikan menyatakan, dia dan rekan-rekannya datang untuk bertemu langsung dengan gubernur. Mereka ingin menanyakan tindak lanjut dari janji gubernur saat Pilkada 2017 lalu. “Kami mau ketemu gubernur untuk tanyakan janji Pilkada,” ujarnya.

Hingga akhirnya gubernur bersedia menerima perwakilan pada pedagang ikan. Enam orang diutus untuk bertemu gubernur di ruang kerjanya di lantai 5. Sedangkan rekan-rekannya menunggu menunggu di halaman kantor.

Sebelum bertemu gubernur, Eli Msen, coordinator nelayan kepada wartawan menuturkan, pihaknya datang untuk mengecek proposal permohonan bantuan yang sudah disampaikan tahun 2017 ini. Pengajuan proposal bukan tanpa sebab.

Menurutnya, saat Pilkada lalu, gubernur menjanjikan akan memberi bantuan modal usaha bagi para pedagang ikan. “Kami sudah ajukan proposal bantuan usaha untuk teman-teman pedagang ikan. Sudah dijanjikan, tetapi sampai sekarang belum diberikan, makannya kami datang tanyakan,” tuturnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar