FAKFAK-Bupati Fakfak Drs. Mohamad  Uswanas, M.Si, bersama muspida dan MRP Papua Barat dari unsur agama, Sabtu (12/5) di samping lapangan KONI melakukan mengawali pelaksanaan pemusnahan 12 ton minuman keras lokal jenis  cap tikus (CT).

 12 ton minuman keras jenis CT yang dimusnahkan merupakan hasil penangkapan dan penggerebekan Kodim 1706 Fakfak pada gudang penyimpanan miras di kampung Tanama Distrik Pariwari beberapa hari lalu.

Diterangkan Bupati Fakfak, Drs. Mohamad Uswanas, M.Si, sebanyak 276 Miras lokal yang dimusnahkan adalah racun untuk masyarakat pecintanya. Jadi dapat dikatakan peyelundupan Miras ini lebih kejam dan Sodom dan Gomoro yang terjadi di masa silam.

Menurut bupati, apabila 12 ton miras ini diuangkan bernilai sekitar kurang lebih Rp  1 miliar dan tentunya diduga mereka yang berduit saja yang dapat melakukan bisnis minuman keras seperti ini.

“Bila dihitung secara ekonomi dengan fluktuatif kenaikan bisa mencapai Rp 1 miliar dan pasti ada pemodal kuat yang ada dibalik usaha ini. Jadi apa maksud dari pemilik modal kuat ini sampai melakukan hal ini, apakah ingin keuntungan atau ada maksud lain yaitu merusak generasi penerus,”terang bupati.

Dirinya berharap agar pelaku yang menyelundupkan miras tersebut dapat diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku sehingga mempunyai efek jera. (ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar