MANOKWARI-Pendidikan di Provinsi Papua Barat masih membutuhkan perbaikan infrastruktur maupun membentuk karakter murid. Anggota DPR Papua Barat, Yonadap Trogea, menilai dalam membentuk karakter anak didik harus dimulai dari dasar yakni PAUD maupun TK sebelum akhirnya mengenyam pendidikan diatasnya mulai dari SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.

Menurut dia, pendidikan dari PAUD sangat penting guna membentuk karakter. Dengan dasar dari Paud tentu ke tingkat selanjutnya murid akan lebih memahami dan bisa menerima pelajaran.

“Membentuk sumber daya manusia Papua yang cerdas harus dimulai dari dasar (Paud/TK). Kedepan perlu evaluasi menyeluruh dunia pendidikan di Papua Barat sehingga ada kemajuan,” ucapnya.

Menyikapi permasalahan tersebut lanjut Trogea, pemerintah perlu membangun sekolah Paud maupun TK hingga pelosok. Sehingga seluruh masyarakat Papua Barat benar-banar merasakan pendidikan.

“Masih banyak yang perlu dibenahi guna meningkatkan mutu pendidikan. “Setiap melakukan reses dan kunjungan kerja maupun monitoring masih banyak keluhan minimnya sarana prasarana pendidikan. Terutama guru harus menjadi perhatian pemerintah yang hingga saat ini masih menjadi masalah besar dalam dunia pendidikan,” ungkap anggota Fraksi Otsus ini.

Menururt dia, kualitas tenaga pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah karena guru lah yang membentuk anak didik. Dalam mempersiapkan tenaga guru yang berkualitas pemerintah juga harus memikirkan adanya sekolah menengah atas (SMA) yang membidangi keguruan.

“Pemerintah harus mempersiapkan calon guru dengan membuka SMA khusus guru. Sehingga nantinya kalau sudah masuk perguruan tinggi tidak kaget dan siap saat ditugaskan,” katanya.

Dia mengharapkan dana 30 persen yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) untuk pendidikan harus dimaksimalkan. Dana 30 persen tersebut tidak bisa dialihkan ke yang lain sehingga pendidikan di papua barat lebih baik.

“Bila perlu pendidikan di kabupaten/kota digratiskan karena biaya pendidikan bukan hanya bersumber dari dana otsus melainkan juga ada sekitar 20 persen dari jumlah APBD di masing-masing daerah,’’ tandasnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar