JAYAPURA – Persipura Jayapura menghadapi tantangan berat saat menantang tuan rumah Sriwijaya FC di pekan ke empat Liga 1. Berat karena Laskar Wong Kito-julukan Sriwijaya FC masih tertahan di peringkat ke 9 dengan meraih sekali kemenangan, sekali draw, dan sekali kalah.

Nah, menghadapi pasukan Peter Butler, Sriwijaya bakal main habis-habisan demi mengerek peringkat mereka ke papan atas. Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan kompetusi kian ketat, dan selisih gol akan sangat berpengaruh dengan posisi di klasemen. Tengok saja musim lalu, Sriwijaya FC memasukan 50 gol, sementara kemasukan juga 50 gol. Ini berarti selisih gol 0 alias impas.

“Hasil pekan ketiga tentu jadi acuan. Selisih gol dan poin, telah saya sampaikan sebelumnya, sangat berpengaruh pada posisi di klasemen,” ujar Rahmad. Terutama kali ini menghadapi rival yang memiliki barisan penyerang yang tak bisa diremehkan.

  Dia mengakui menghadapi mantan klubnya itu cukup berat. Pasalnya, tim tersebut bisa dikategorikan tim papan atas yang bisa mencuri poin di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring mendatang. Apalagi, skuat baru saja mengalami kekalahan 3-0 dari Laskar Sappeh Kerab di kandang lawan.

Hal tersebut sedikitnya akan mengganggu psikologis lawan, jika tak benar-benar ditangani lebih serius oleh Pelatih Kepala.  Namun RD bukan berarti tak percaya pada dua asisten pelatihnya, Francis Wawengkang dan Rasiman.Ia hanya ingin memaksimalkan waktunya menukangi tim sebelum fokus pada pengambilan lisensi tertinggi di Asia tersebut.

Sekadar diketahui, RD mungkin saja tidak bersama tim karena di saat bersamaan harus mengikuti kursus pengambilan lisensi AFC Pro, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan masih akan mengawal tim hingga laga tersebut digelar. “Saya akan bersama tim sampai pembukaan kursus tersebut, mungkin pembukaan itu akan digelar Jumat malam, atau Sabtu pagi. Kalau bisa saya izin di waktu pertandingan, saya akan langsung berangkat dengan pesawat Yogyakarta langsung. Itu kalau bisa ya,” terangnya  saat diwawancarai.

Sementara Persipura sudah sejak Minggu (9/4) telah bertolak ke Surabaya untuk mempersiapkan diri menghadapi Sriwijaya FC. Baru kemarin siang Boaz Solossa dkk telah tiba di Palembang, dan hari ini akan melakukan sesi latihan resmi di Stadion Jakabaring Palembang.  Pelatih asal Inggris ini menyebut lawan yang akan dihadapi Persipura merupakan tim kuat, dari dua laga terakhir Persipura dan Sriwijaya FC hanya bisa bermain imbang. 

Bagaimana dengan kondisi terakhir anak-anak Persipura? Dia mengatakan kondisi Boaz Solossa dan gelandang Immanuel Wanggai belum pulih benar. Selama di Surabaya, kedua pemain tersebut masih latihan terpisah.

“Selama di Surabaya sebelum bertolak ke Palembang, Boaz dan Manu masih menjalani latihan terpisah dengan tim, mereka masih diberikan latihan ringan demi untuk memulihkan cederanya,” ungkap Butler  yang dihubungi kemarin.

Mantan pelatih Persiba Balikpapan ini bisa bernafas lega pasalnya Tinus Pae yang absen melawan PS Tira sudah bisa dimainkan, begitu juga dengan Ricardo Salampessy sudah pulih. “Mereka pemain penting dalam tim, dan saya harus jaga mereka, karena kami masih punya banyak pertandingan kedepan. Dan mungkin saya akan memberikan waktu bermain bagi pemain muda saya untuk mengisi posisi mereka,” terangnya.(eri/luc)


Kategori : Berita Utama

Komentar