SORONG-Guna mengetahui data atau jumlah penduduk Kota Sorong yang telah melakukan perekaman dan juga yang belum melakukan perekaman e-KTP, Komisi A DPRD Kota Sorong, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sorong, Kamis (12/4).

Ketua Komisi A, Ir.Demanto Silalahi mengatakan dari DPRD Kota Sorong, khususnya Komisi A melakukan sidak untuk mengecek persiapan Dikducapil terkait dengan penerbitan e-KTP. Hal ini dilakukan juga untuk persiapan menghadapi Pemilu tahun 2019, karena baru pertama kali akan melaksanakan Pemilu bersamaan dengan Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota.

“Dari apa yang kami lihat, Disdukcapil cukup siap untuk melaksanakan atau mencetak e-KTP. Nah, sekarang tinggal masyarakat supaya datang ke Disdukcapil untuk perekaman. Nanti tinggal cetak e-KTP. Jadi mengantisipasi jangan sampai ada keributan terkait dengan e-KTP karena e-KTP adalah syarat mutlak setiap pemilih,” jelasnya, Kamis (12/4).

Dia menjelaskan, data yang ada di Disdukcapil dengan data yang ada di KPU ada sedikit berbeda. Ini yang akan kami luruskan. Kemarin juga Komisi A DPRD Kota Sorong sudah ke KPU, ke Panwas juga tahapan mereka sudah dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sorong, Abubakar Alhamid mengatakan kesiapan Disdukacapil untuk perekaman e-KTP sudah dilaksanakan dengan pelayanan, namun yang kendalanya terhadap warga yang acuh dengan dengan perekaman e-KTP, kemudian mesin cetak e-KTP hanya 2 unit dan Blanko e-KTP yang secara bertahap dikirim dari pusat.

“Kami tetap melakukan pelayanan tapi blanko tidak serta merta diberikan, ketika penduduk melakukan perekaman maka datanya langsung dilaporkan ke pusat. Kemudian staf kita ambil blanko, ada tersedia 6000 dan dari 6000 sudah terpakai 2000 saat ini. Nah, kami mau kejar target lebih besar misalnya jemput bola. Tapi hal tersebut kan butuh dana untuk turun lapangan,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan,  ranah Pemilu bukan Disdukcapil tapi ranahnya KPU. Pemutakhiran data dikirim ke pusat kemudian pusat sampaikan ke KPU pusat kemudian turunkan ke KPU Daerah. Pada saat Rakornas,  kesepakatan kami kedepan pada saat Pemilu semua akan memakai e-KTP. Walaupun sudah ada data di DPT yang masih menggunakan data waktu Pilkada sebelumnya.(zia)


Kategori : Metro

Komentar