AIMAS – Selama 3 tahun infrastruktur jalan menuju Kampung Asbaken, Distrik Makbon Kabupaten Sorong terputus, akibat longsong dibelakang Gedung SD YPK Ebenhaezer. Terputusnya jalan tersebut, mengharuskan masyarakat menggunakan transportasi laut milik kelompok warga. Kepala Kampung Asbaken Distrik Makbon Kabupaten Sorong, Usman Mayor yang ditemui Radar Sorong, di kediamannya, Rabu (11/4) membenarkan longsor tersebut yang selama 3 tahun, belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sorong. “Jalan longsor sudah 3 tahun, sekarang kita kalau mau ke kota lewat laut saja,”ungkapnya.

 Meski demikian, ia mengakui bahwa beberapa bulan lalu, Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru,S.H,.M.Si penah melakukan kunjungan ke Kampung Asbaken dan melihat secara langsung tanah longsor yang terjadi dibelakang sekolah. Saat itu, Bupati Sorong menjanjikan akan melakukan perbaikan jalan tersebut sehingga dapat dilalui oleh masyarakat kembali. “Waktu itu Bupati Sorong, Pak JK sempat berkunjung. Beliau lihat sendiri jalanan longsor di belakang sekolah. Bupati janji mau lakukan perbaikan untuk jalan itu, tapi tidak sekarang katanya tahun 2019,” terangnya.

Dengan adanya penyampaian oleh Bupati Sorong, ia harapkan agar nantinya perbaikan infrastruktur jalan tersebut dapat segera terealisasikan. Sehingga, tidak hanya masyarakat setempat yang dapat menikmati, namun juga pengunjung tempat wisata dari luar Kampung Asbaken. Jalan yang longsor tersebut, merupakan jalan sirtu yang nantinya menurut janji Bupati Sorong akan segera diaspal, jika terjadi penurunan.

Diungkapkan kepala kampung, semenjak jalan terputus seluruh aktifitas keluar dari Kampung Asbaken dilakukan menggunakan longboat. Termasuk penyediaan barang menggunakan dana desa. Dimana, untuk membawa barang-barang dana desa, dari Kota Sorong harus menggunakan loangboat besar dengan harga Rp 4,5 juta sekali jalan. “Kalau pakai masyarakat punya, berarti satu kampung ini semua dipakai untuk angkat barang, biaya bisa jauh lebih besar lagi,” ungkapnya.

Longboat yang dimiliki masyarakat setempat, merupakan gabungan dari setiap kelompok. Dimana, ada 10 kelompok di Kampung Asbaken dengan jumlah longboat 10 unit, yang mana sebagian merupakan bantuan dari pemerintah daerah. (nam)


Kategori : Sorong Raya

Komentar