SORONG- Komisi C DPRD Kota Sorong kemarin (11/4) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sorong. Kunker rombongan Komisi C ini hanya disambut oleh Sekretaris Bappeda, Onesimus A, sedangkan Kepala Bappeda dan pejabat teknis tidak berada di tempat.

Usai Kunker Wakil Ketua Komisi C, DPRD Kota Sorong, Auguste C.R. Sagrim,ST kepada Radar Sorong menyampaikan keprihatinannya kepada Bappeda Kota Sorong, karena pertemuan strategis untuk membahas isu-isu pembangunan strategis di Kota Sorong tersebut tanpa dihadiri Kepala Bappeda dan pejabat teknis yang berkompeten untuk memberi penjelasan teknis kepada Komisi C.

Namun demikian di forum itu diakui Sekretaris Bappeda dan komisi yang kesehariaannya membidangi anggaran dan pembangunan tersebut tetap melanjutkan pertemuan (hearing). “Kami cukup menyayangkan ya, karena kunjungan-kunjungan seperti ini harusnya ada pejabat teknis supaya ketika hearing itu bisa menyampaikan permasalahan-permasalahan aktual yang terjadi di Kota Sorong,” kata Politisi Nasdem itu kepada Radar Sorong.

   Karena tidak ada pejabat teknis itu, sehingga mereka bersama Sekretaris hearing biasa membahas hal-hal yang sifatnya umum. “Memang ada beberapa hal yang kita kritisi ya, terkait dengan kinerja Bappeda. Kita taulah bahwa Bappeda ini paru-parunya suatu wilayah dalam pemerintah di daerah. Artinya bahwa kota ini mau bagus, carut-marut, hancur atau maju otaknya ada di Bappeda, karena yang mendesain perencanaan tata ruang kota adalah Bappeda,”terangnya.

   Yang disayangkan, lanjut Gusti selama ini tidak ada sinergisitas program antara pemerintah kota, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. “Bappeda yang punya wilayah, yang betul tahu tata ruangnya daerah mana yang harus dibangun, kawasan mana yang dilarang, jarak bangunan besar dengan bahu jalan itu harus berapa meter, itu semua kuncinya ada di Bappeda,” imbuh Ketua Fraksi Gerakan Perubahan Nurani Rakyat itu sembari menambahkan bahwa inilah yang menurut Komisi C harus dan perlu diseriusi oleh pemerintah daerah.

  Juga dijelaskan bahwa dalam kunjungan kerja yang tanpa dihadiri oleh pejabat teknis dan Kepala Bappeda kesimpulannya Komisi C belum mendapatkan hasil pembahasan yang akurat. “Pada dasarnya kami belum mendapatkan hasil yang akurat, karena hanya bertemu dengan Sekretaris Bappeda. Namun demikian sekretaris dari aspek tata kota secara umum cukup menguasai dan memberi penjelasan kepada tim Komisi C yang hadir. Dan karena belum ketemu dengan pejabat teknis, kami akan mengagendakan untuk pertemuan lanjutan dengan pejabat teknis di Bappeda,”tegasnya. (ris)


Kategori : Metro

Komentar