JAYAPURA-Nasib malang dialami seorang ASN bernama Urbanus (47) yang akhirya tewas setelah kakinya terlindas truk yang datang berlawanan arah tak jauh dari pertigaan BTN Kampkey Abepura, Selasa (10/4) kemarin. Meski sempat dilarikan ke RS Abepura untuk dilakukan penanganan medis, nyawa korban tetap tak tertolong.

Korban tewas dengan beberapa luka yakni luka sobek di pelipis mata kanan, bawah mata kanan, tangan kanan dan luka lecet di pantat. Selain itu, kaki kiri korban hancur mulai dari bagian lutut hingga ke bawah dan akhirnya meninggal di RS Abepura.

Polisi yang langsung mendatangi TKP mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan terkait arah masing-masing kendaraan. Dari hasil olah TKP dan kronologis yang dijelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 09.40 WIT di pertigaan Jalan Damai Tanah Hitam, Distrik Abepura.

Dimana awalnya motor Yamaha Vega DS 6888 AC yang dikendarai Septinus datang dari arah Tanah Hitam menuju Abepura. Setibanya di pertigaan Jalan Damai, datang Yamaha Vixion dengan nomor Polisi PA 4360 DZ yang dikendarai korban dengan kecepatan cukup kencang keluar dari pertigaan Jalan Damai dan diduga tak memperhatikan laju motor Yamaha Vega hingga bersenggolan dan terjatuh.

Setelah terjatuh ini disaat bersamaan muncul dari arah Abepura menuju Tanah Hitam sebuah truk pasir dengan nomor Polisi PA 9866 Q yang dikemudikan oleh Sumarji. Posisi jatuh korban ini justru ke arah bawah truk tadi dan bagian kaki kiri terinjak ban dan mengalami luka parah.

"Jadi motor Yamaha yang dikendarai korban ini keluar dari pertigaan namun diduga kurang berhati-hati dan bersenggolan dengan motor lain. Nah saat senggolan ini korban terjatuh tapi justru ke arah bawah truk tepatnya di ban mobil bagian kanan dan terlindas," kata Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan SIK, Selasa (10/4) kemarin.

Sang sopir, Sumarji sendiri mengaku tak mengetahui persis ada senggolan motor yang kemudian ada yang terpelanting ke bawah truknya. Namun ia sempat mengetahui jika mobilnya ini menginjak sesuatu setelah ada yang berteriak. "Sopir truk coba turun untuk melihat tapi ada yang berteriak dan memintanya untuk langsung melapor ke Polisi saja makanya saya langsung ke kantor Polisi," jelas Kapolsek.

Saat ini untuk truk bermuatan pasir dan motor lain yang terlibat telah diamankan termasuk masing-masing pihak yang berkaitan. "Kami masih periksa satu-satu," imbuhnya. (ade/nat)


Kategori : Lintas Papua

Komentar