FAKFAK-Sejak dibukanya pendaftaran calon anggota KPUD Fakfak 2018 – 2023 sejak tanggal 5 April 2018, sebanyak 47 orang peserta calon anggota KPUD Fakfak telah mengambil berkas pendaftaran.  Anggota tim seleksi calon anggota wilayah II, Pdt. Janusia Salu, S.Th, M.Th, kepada Radar Sorong, di KPUD Fakfak, mengatakan, sejak pembukaan pendaftaran calon anggota KPUD Fakfak periode 2018 – 2023 yang diselenggarakan panitia seleksai (Pansel) wilayah II di Fakfak, sudah sebanyak 47 orang calon anggota KPUD yang telah terdaftar mengambil formulir. “Hingga hari ke 5 sejak di bukanya pendaftaran calon anggota KPUD Fakfak yang sudah mendattarkan diri untuk mengikuti seleksi sebanyak 47 orang,”terangnya.

Menurutnya, dari 47 orang yang mendaftar untuk mengikuti proses tahapan seleksi calon anggota KPUD Fakfak tersebut, 5 orang calon peserta telah mengembalikan berkas. “Dari sekian banyak yang sudah mendaftar dengan mengambil formulir hanya 5 orang yang sudah mengembalikan berkas formulir tersebut,”katanya.    

Dikatakan, diperkirakan jumlah peserta seleksi calon anggota KPUD Fakfak akan terus bertambah karena pendaftaran masih berlangsung hingga 13 April 2018 mendatang.  Tentunya dengan jumlah yang mencapai 47 orang calon peserta seleksi anggota KPUD Fakfak untukperiode 2018 – 2023, boleh dikatakan sudah melebihi target yaitu 40 peserta saja.

Lebih lanjut dia mengatakan, seleksi calon anggota KPU yang diselenggarakan kali ini memang cukup berat dan hasilnya murni karena seluruh peserta akan mengikuti serangkaian tes. Salah satunyanya adalah tes tertulis dengan sistim CAT (Computer Assisted Test), dimana dengan simtem tes tersebut akan muncul nilai skor sehingga bagi peserta yang skor nilai terendah langsung gugur dan tidak dapat mengikuti tahapan tes selanjutnya.

 Sehingga nantinya dari seleksi sekian banyak peserta calon anggota KPUD Fakfak akan terjaring 6 orang untuk diusulkan ke KPU RI untuk nantinya siapa yang lulus tiga calon komisioner sedangkan tiga calon berikutnya masuk dalam daftar tunggu.(ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar