INDIHOME
 

MANOKWARI-Massa dari Aliansi Sahabat Polisi Wilayah Manokwari dan Aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa Unipa gelar aksi penyampaian aspirasi dukung Polisi berantas berita hoax, Jumat (9/3). Mereka melakukan aksi di perempatan traffick light Makalow hingga di Sanggeng dan dilanjutkan di Mapolres.

Ketua Aliansi Sahabat Polisi Wilayah Manokwari, Jalil Lambara, mengatakan, aksi  ini sebagai bentuk dukungan masyarakat melalui aliansi masyarakat dan BEM Unipa yang menginginkan Kota Manokwari bersih dari hasutan, propaganda, Sara, berita hoax serta teror. “Ujaran kebencian dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Hoax harus dihentikan,” tegasnya.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah pamflet-pamflet yang dituliskan berbagai macam bentuk dukungan pemberantasan berita hoax, seperti, “Kami tolak Isu Sara dan berita hoax di Manokwari, Kami mendukung Polri usut tuntas para pelaku pembuat dan penyebar hoax’, proses tuntas saracen dan MCA si penyebar hoax”,‘wujudkan manokwari bebas hoax menuju manokwari zona damai, serta lainnya.

Massa juga membawa kain putih berukuran besar  untuk ditandatangani sebagai dukungan anti berita hoax. Beberapa warga di lokasi aksi ikut membubuhkan tandatangannya.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, bersama sejumlah perwira turun langsung ke lapangan mendukung aksi ini.“Bila ada yang tahu di Manokwari ada penyebar hoax segera laporkan, hoaxs sangat berbahaya karena dapat memecah belah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kapolres meminta masyarakat agar bijaksana menggunakan media sosial, tidak mengunggah status yang bisa menimbulkan perpecahan.“Beberapa negara hancur karena hoax, mari sama-sama kita perangi para penyebar hoax ini,”ungkap Kapolres.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar