INDIHOME
 

SORONG-Sempoa Sip Sorong menyelenggarakan lomba Babak Kualifikasi BOPNAS/SIPNAS 2018 untuk IBO Papua Barat di Swissbel-Hotel Sorong, Minggu (11/3). Lomba tersebut pun menghasilkan puluhan juara dengan wajah bahagia memboyong atau membawa pulang piala, dan hadiah menarik lainnya.

  Pimpinan Sempoa Sip Sorong, Maya Mandiraatmadja mengatakan lomba ini bertujuan menyeleksi anak-anak Sempoa Sip Sorong yang mana,  atau siapa saja yang berhak untuk maju ke tingkat nasional. Lomba tingkat nasional, lomba tingkat nasional akan dilaksanakan di Tangerang, 30 Juni 2018.

  “Kali ini lomba Babak Kualifikasi BOPNAS/SIPNAS 2018 untuk IBO Papua Barat sangat special, bukan hanya pertama kali dirayakan di Hotel Swissbel-Hotel Sorong, tetapi  yang teristimewa adalah kehadiran Direktur Sempoa Sip Indonesia, Alexander Kartono Taslim,” katanya kepada Radar Sorong, Minggu (11/3).

  Dijelaskanya bahwa, seperti tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan agenda rutin bahwa kegiatan lomba di Sempoa Sip Sorong merupakan bagian dari kulikulum, sehingga lomba ini akan terus diadakan, baik dalam bentuk lomba babak kualifikasi maupun lomba Sempoa Mini Competition maupun lomba Sempoa dalam rangka Ulang Tahun Sempoa i-Tutor.

  “Kami berharap seminar yang disampaikan Direktur Sempoa Sip Indonesia, Alexander Kartono Taslim, orang tua semakin memahami, menyadari, kenapa atau berapa pentingnya anak harus belajar Sempoa, karena kita lihat trendnya kesini,” katanya.

  Dijelaskan Maya bahwa banyak orang tua yang anaknya sudah mencapai ke level Foundation 4 misalnya mau naik ke Intermediate mereka berhenti merasa anak mereka sudah bisa, pintar perhitungan tambah, kurang, bagi, kali. Benar seperti itu manfaatnya, anaknya memang akan menjadi pintar, tetapi itu bukan alasan menghentikan pelatihan Sempoa karena masih ada jenjang selanjutnya.

  “Perlu diingat bahwa di Sempoa kita bukan mengajarkan matematika tetapi melatih otak. Untuk melatih otak membutuhkan waktu minimal 3 tahun, kalau anak itu baru di level Foundation 4 berarti baru 2 tahun berarti belum mencapai batas waktu minimalnya. Manfaat yang ingin kita capai pada otak anak belum sempurna,” tegasnya.

  Dia menghimbau kepada para orang tua, jika memang anak-anak sudah pintar berhitung, kali, bagi, tambah dan kurang, baiknya jangan berhenti. Harusnya sampai selesai pada level terakhir hingga wisuda. Nah, untuk pertama kalinya Sempoa Sip Sorong akan memwisudakan anak-anak angkatan pertama yang digelar di Jakarta pada saat lomba BOBNAS/SIPNAS 2018.

  “Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami, khususnya bagi saya bahwa dari wilayah kami Papua Barat khususnya di Kota Sorong sudah bisa meluluskan anak-anak, karena untuk bisa meluluskan anak-anak, karena untuk ke tahap wisuda  butuh perjuangan yang tidak mudah dan waktu yang sangat panjang hampir mereka menghabiskan waktu 6 tahun untuk bisa lulus jadi harus diapresiasi,” jelasnya.

  Sementara itu, Direktur Sempoa Sip Indonesia, Alexander Kartono Taslim menambahkan bahwa anak-anak yang masuk di Sempoa Sip akan berbeda dengan anak-anak yang ada diluar sana dalam cara perhitungan atau penyelesaian misalnya dalam suatu perkalian dan pengurangan angka.

  “Sempoa itu adalah system edukasi mengoptimalkan potensi otak anak. Potensi tersebut bisa dilatih sedemekian rupa sehingga prosesnya seperdetik langsung terungkap untuk berhitung, artinya anak kita punya 3 kapabilitas dibanding anak yang tidak memiliki metode,” jelasnya.

  Salah satu anak, mengaku sangat bangga belajar di Sempoa Sip karena dari yang tadinya tidak tahu berhitung dengan suatu metode yang sangat cepat, kini tanpa menggunakan alat bantu seperti kalkolator, dia sudah bisa menjumlahkan suatu angka pertambahan atau lainya dengan sekejap.“Senang, di sini saya bisa berhitung dan kalau ikut lomba selalu dapat juara,” kata salah satu murid Sempoa Sip yang enggan menyebutkan namanya.(zia)

Anak-anak yang Akan Mengikuti Lomba Ke Tingkat Nasional

  1. 1.    Foundation 1

Juara I:    Gabriela Rachel Engka

Juara II:    Melati Arthasya

  1. 2.    Foundation 2

Juara I:     Gregorus Rafael

Juara II:    Syera Az-Zahra

  1. 3.    Foundation 3/New Intermediate 1

Juara I:    Dzakirdh Nur Azizah

Juara II:     Bernad Gyn Boka

  1. 4.    Foundation 4/ New Intermediate 2

Juara I:      Dhini Dwi Nastiti

Juara II:     Magdalena Frabuku

  1. 5.    Intermediate 1/ New Intermediate 3

Juara I:     Clara Kasih

Juara II:      Noel Manli Tua

  1. 6.    Advance 1

Juara I:     Abil Ginasyah

Jura II:     Everest P.Konolele

  1. 7.    Intermediate 2

Juara I:      Owen Hayden Limanow

Juara II:      Jethro A.Tanuwijaya

  1. 8.    Intermediate 3

Juara I: Anastasia T.N.Go

Juara II:    Michelle A.Sonith

  1. 9.    Pre Advance

Juara I:     Freia Ang

Juara II: Naflah Latifa Wurani

  1. 10.    Anak-anak yang akan Wisuda
  1. 1.    Dinda Ramadhani
  2. 2.    Glady Lauw
  3. 3.    Gideon Manusiwa
  4. 4.    Rionaldi Low

 


Kategori : Metro

Komentar