INDIHOME
 

SORONG - Sebanyak 91 kendaraan roda dua dan roda empat terjaring Razia Operasi Keselamatan Mansinam 2018 yang digelar di depan Mapolres Sorong Kota Sabtu (10/3) Malam. Operasi yang digagas Polres Sorong Kota pada malam hari tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya pihak kepolisian menyadarkan masyarakat dari kebiasaan tidak memakai helm dan pelanggaran lainnya pada malam hari.

Kabag Ops Polres Sorong Kota, AKP Eko Yusmiarto,S.IK mengatakan, dalam operasi yang digagas pada malam hari ini,  melibatkan 44 personel gabungan terdiri dari 33 personel Satlantas Polres Sorong Kota, 3 personel Provos Polres Sorong Kota dan 6 personel Sat Sabhara Polres Sorong Kota untuk mengamankan kegiatan tersebut.

  “Dalam operasi ini, kami berhasil menjaring sebanyak 91 kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas, 89 roda dua dan 2 roda empat. Kendaraan yang terjaring seperti tidak memiliki SIM tidak membawa STNK, tidak memakai helm dan kendaraan yang tanpa TNKB,” jelas Eko.

  Dalam razia Operasi Keselamatan Mansinam 2018 ini pihaknya mengutamakan sikap sopan santun pada saat operasi. Karena pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan dan keamanan serta keselamatan pengendara di jalan raya. “Pelanggaran yang dominan adalah pengendara motor yang tidak memiliki SIM. Selain itu, dalam operasi ini, juga banyak para pengendara yang tidak menggunakanTNKB,” bebernya.

  Tindakan tegas akan diberikan pada semua kalangan yang melanggar, terutama yang tidak dilengkapi dokumen kelengkapan kendaraan. “Kami tidak pandang bulu, semua pelanggar kami berikan sanksi tilang sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas,” tandasnya.

  Untuk itu, Eko menghimbau agar pengendara dapat melaksanakan budaya tertib serta dapat menaati peraturan lalu lintas saat berkendara, sehingga dapat meminimalisir terjadinya angka kecelakaan. “Sebab, apabila tidak ditindak tegas dampaknya bisa mengundang kecelakaan kendaraan yang mengancam keselamatan jiwa. Untuk itu, kami mohon kerjasama dari semua unsur untuk dapat membantu dengan cara manaati peraturan lalu lintas demi keselamatan pengendara dan penumpang,” pungkasnya.

  Pantauan Radar Sorong, razia tersebut kebanyakan anggota melakukan penilangan paksa dengan mengangkat motor-motor warga yang terparkir sepanjang depan Bank Mandiri sampai depan Mapolres Sorong Kota. Penilangan secara paksa tersebut dilakukan karena pemilik motor memilih bersembunyi tanpa adanya kelengkapan. (raf)


Kategori : Metro

Komentar