INDIHOME
 

SORONG-Ikatan Keluarga Lembur Kuring (IKLK) yang merupakan naungan dari kerukunan Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten yang digabungkan menjadi suatu wadah yaitu IKLK. Tema HUT IKLK ke-7 tahun “Mageuhan Niat Mageuhkeun Tekad” dalam rangka memperingati HUT IKLK ke-7 mari kita “Mengencangkan Niat Menguatkan Tekad” untuk lebih mempererat hubungan silaturahi diantara warga Kota Sorong.

Pada acara HUT IKLK ke-7 dimeriahkan dengan Tarian Jaipongan, Lenong, Debus, dan Pencak Silat diselenggarakan di Jalan G. Arfak Samping Lapangan Hocky, Minggu (11/3).

Sekretaris IKLK, Ferry Sandria menjelaskan untuk HUT yang ke-7 tepat ditanggal 11 Maret 2018. Dalam IKLK ada beberapa program yaitu program Mingguan dimana setiap malam Jumat digelar Pengajian Surat Yaasin dan dilakukan secara rolling dari warga satu ke warga lainnya. Program Bulanan yaitu mengadakan agenda Arisan Bulanan. Program tahunan yaitu hajatan tahunan dimana merupakan acara syukuran HUT, qurban dengan mengumpulkan dana untuk membeli hewan qurban dan dibagikan kepada yang berhak seperti warga tidak mampu, pesantren, panti jompo dan pantis asuhan.

  “Kalau baca Yaasin setiap minggu dari rumah warga satu dan minggu berikutnya ke yang lain untuk memperkuat kebersamaan. Kalau bulanan yaitu arisan untuk ajang silaturahmi sementara untuk yang tahunan sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan kemudian agar mengetahui jumlah anggota,” jelas Sekretaris IKLK, Ferry Sandria kepada Radar Sorong, Minggu (11/3).

  Ferry mengatakan bahwa saat ini jumlah anggota IKLK yaitu 600 KK, namun yang hadir dalam acara perayaan HUT IKLK ke-7 tahun yang datang adalah 700 pengurus.

  Ferry juga mengatakan bahwa di HUT IKLK ke-7 tahun ini ada perubahan yang lebih dan membuat IKLK terbuka atau welcome dengan kata lain tidak ada batasan antara suku atau paguyuban.“Kami harapkan di tahun ini kami terbuka, dimana kami kedepan kita ingin membangun hubungan diplomasi dengan paguyuban-paguyuban yang lain yang ada di Kota Sorong,” jelasnya.

  Lanjutnya, bahwa dengan adanya hubungan diplomasi dengan Paguyuban yang lainnya di Kota Sorong maka akan terciptanya hubungan yang baik dengan terjalin silaturahmi menciptakan saling kenal antara satu dengan yang lain, sehingga ketika terjadi perselisihan antar warga berbeda suku bisa diselesaikan secara baik-baik dengan kekeluargaan.

  “Misalnya ada konflik, kita tidak harapkan seperti itu. Tapi sebelum naik ke meja hijau atau hukum, kita bisa musyarwarah atau menyelesaikan secara kekeluargaan supaya kita saling kenal kan. Kami juga membuka diri kepada pemerintah jika ada kegiatan bisa memakai kita dalam memeriahkan acara seperti kita hadirkan tarian dari khas daerah kita,” katanya.

  Sementara itu Sekretaris Umum IKLK, Hasan Sasmita mengharapkan IKLK semakin bertumbuh lebih baik lagi dan dapat menjalin atau dilibatkan pemerintah dalam kegiatan pesta rakyat dan kegiatan lainnya.“IKLK disamping mensejahterakan Keluarga IKLK Sorong Raya dna kedepannya bisa membantu pemerintah. Kalau Lembur Kuring adalah Kampung Kita Bersama, itu bahasa Sunda,” ujarnya.(zia)


Kategori : Metro

Komentar