INDIHOME
 

SORONG-Dalam rangka memaparkan program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang di dalamnya memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, serta Issue Strategis. Maka kemarin (9/3) Pemkot Sorong menggelar forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Forum OPD merupakan forum pemangku kepentingan untuk membahas usulan program kegiatan prioritas. Hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik dengan rancangan Rencana Kerja (Renja) masing-masing OPD.

Walikota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitamau,MM dalam sambutannya mengatakan, Forum OPD tersebut diwajibkan kepada seluruh OPD untuk menetapkan kerangka kerja. Target kerjanya seperti apa, capaian kinerja harus selalu ada, dan juga dapat dirasakan oleh masyarakat secara nyata.

Menurut walikota, kebijakan Pemkot masih difokuskan pada infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan. Kepada seluruh kepala OPD, dirinya mengajak untuk membangun komitmen bersama dalam rangka peningkatan pelayanan. Seluruh program yang ada di Pemerintah Pusat kemudian Pemerintah Provinsi hingga kepada Pemerintah Daerah kemudian turun ke tingkat distrik dan kelurahan keseluruhannya harus sinkron dan sinergis sehingga outputnya yang dihasilkan dapat berkualitas.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Sorong, Rahman, menjelaskan, Forum OPD merupakan rangkaian dari Musrembang RKPD tahun 2019. Jadi Forum OPD untuk mensinkronkan usulan program yang disampaikan oleh masing-masing OPD. Kemudian dari hasil Musrembang Distrik yang sudah  dilakukan pada minggu lalu.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin, sehingga diharapkan ada OPD supaya bisa mengusulkan yang benar-benar menjadi prioritas yang mengarah kepada visi dan misi Kepala Daerah dalam hal ini Walikota Sorong dalam rangka mencapai target RPJMD karena setiap tahunnya ada target-targetnya. Jadi OPD harus mengarah kepada skala prioritas dan yang menjadi tujuan daripada RPJMD,” ujarnya.

“Yang diprioritaskan itu nanti kita harus lihat lagi yang mana yang lebih prioritas. Akhirnya ada prioritas yang  nomor 2, nomor 3 yang dihilangkan karena anggaran tidak mencukupi,” jelasnya.

Dia mengharapkan, untuk SKPD atau OPD pengelola PAD supaya mereka bekerja lebih giat lagi agar PAD Pemkot meningkat. Dengan demikian pemasukan  atau pendapatan Kota Sorong mengalami peningkatan. Hal ini akan bermuara pada peningkatan pembangunan di sejumlah sector.(zia)


Kategori : Metro

Komentar