INDIHOME
 

AIMAS-Penggunaan lem aibon yang secara terus me­ nerus membuat seorang ibu bernama Levina B, warga SP1 Kabupaten Sorong, terpaksa meminta pertolongan aparat kepolisian Polres Sorong untuk memberikan efek jera kepada anak dan adik kandungnya sehingga tidak lagi menghirup lem aibon. “Saya lapor minta tolong ini untuk amankan anak dari bahaya lem aibon, karena ini sudah parah sekali,” kata Levina yang ditemui Radar Sorong di lantai 3 Mapolres Sorong, Rabu (7/3).

Dikatakannya, gara­gara lem aibon membuat anak­anak mengalami kecanduan, men­ dorong anak­anak melakukan hal yang tidak­tidak. Hal ter­ sebut terlihat beberapa wak­ tu lalu dimana sempat terja­ di perkelahian diakibatkan pengaruh lem aibon. “Ga­ ra­gara lem aibon ini mereka  sempat berkelahi di kompleks,” ucapnya.

Karena itu, ia mengharapkan agar pihak kepolisian dapat mengamankan anak­anak dari kecanduan lem aibon, sehingga memberikan efek jera kepada anak­anak terse­ but. Selama ini teguran mau­ pun hukuman yang diberikan olehnya, tidak memberikan efek apa­apa, justru membu­ at anak dan adiknya yang sudah setahun ini kecanduan lem aibon, semakin menja­ di­jadi. “Saya sudah tegur tapi sama saja, mereka hirup lem aibon lagi. Makanya kita lapor polisi supaya ada tind­ akan begitu,” kata Levina.

Menanggapi keluhan Levi­ na, Kasat Narkoba Polres Sorong, AKP Fernando S.Sa­ ragi,S.IkK menyatakan akan mengamankan anak­anak yang dilaporkan tersebut dan memberikan efek jera seper­ ti yang diharapkan Levina. “Kita akan amankan anaknya, tapi bagusnya saat mereka kedapatan sedang menghirup lem aibon sehingga ada buk­ ti perbuatan yang mereka lakukan. Kita akan berikan efek jera seperti yang diha­ rapkan sehingga menjadi pelajarandantidakdiulangi,” ujarnya. (nam)


Kategori : Berita Utama

Komentar