INDIHOME
 

KAIMANA- Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa, S.Sos, MH bersama Japan External Trade Organization (JETRO) Jepang membahas sejumlah potensi sumber daya Kaimana. Pertemuan tersebut, dilakukan untuk saling menukar informasi terkait dengan apa yang dapat dikembangkan untuk investasi jangka panjang di wilayah Kabupaten Kaimana.

 “Jadi lembaga ini sama dengan Kamar Dagang Industri yang dimiliki di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kami baru sebatas untuk menukar informasi terkait dengan apa saja yang dikembangkan oleh Jetro dan juga mereka mendengarkan pemaparan tentang apa saja yang dapat dikembangkan di Kabupaten Kaimana untuk jangka panjang,”ujar Wabup Kaimana, saat di konfirmasi melalui selulernya, baru-baru ini.

Wabup mengungkapkan, jika dari hasil pemaparan tersebut, banyak hal yang ingin dikembangkan Jetro di wilayah Kabupaten Kaimana.

“Terkait dengan persoalan ini, saya juga sampaikan bahwa saya akan teruskan hal ini ke bupati.Terus terang, banyak hal yang mereka tertarik dari potensi-potensi sumber daya alam yang kita miliki saat ini, baik itu pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, pariwisata, budaya serta pertambangan. Kita berharap, dengan sambutan hangat ini, pihak Jetro dalam waktu dekat dapat mengunjungi Kaimana untuk melihat terlebih dahulu tentunya, potensi yang kita miliki saat ini,” tegas Wabup.

 Dikatakan, investasi Jetro yang nantinya akan dilakukan secara besar-besaran ke Kaimana, diharapkan dapat mempercepat pembangunan di wilayah ini.

“Kita berharap ke depannya, seluruh potensi yang kita miliki ini dapat dikembangkan untuk kepentingan pembangunan di daerah ini. Karena jika hanya berharap dengan dana pemerintah, terutama APBD, masih belum bisa mengembangkan begitu banyak potensi yang dimiliki saat ini. Syukur alhamdulillah, kami bisa bertemu dengan Jetro ini, sehingga mereka bisa membantu kita dalam hal pengembangan sejumlah potensi sumber daya alam yang kita miliki saat ini,” aku Wabup lagi.

Ditanya soal berapa besar investasi yang ingin diberikan Jetro ke Kaimana, kata Wabup, tentu mereka akan menginvestasikan lebih banyak di Kabupaten Kaimana, ketika pemerintah daerah menerima menyambut mereka dengan baik.

“Bukan hanya saja pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat adat di wilayah ini, sehingga ketika lembaga ini datang di Kaimana dan ingin berinvestasi di sini, tidak mengalami benturan dengan masyarakat adat. Ini yang saya mau tegaskan, agar kita bisa berpikir untuk kepentingan masa depan daerah ini ke depan, karena mereka pastinya berinvestasi dalam jumlah yang besar untuk jangka waktu yang lama,” akunya.

Sementara itu, Wakil Anggota DPRD dari PKB, Rusli Ufnia, dalam keterangannya kepada wartawan, saat dikonfirmasi secara terpisah melalui telepon selulernya, Jumat (2/3) kemarin pun mendukung masuknya investasi asing ke Kaimana. Meski demikian, dia berharap agar, pengembangan investasi di Kaimana tentu harus memperhatikan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah ini.

“Paling tidak investasi itu pun perlu diingat dengan memperhatikan dampak lingkungan yang terjadi dari pngembangan ini. Karena bagaimana sekalipun wilayah Kabupaten Kaimana, telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi. Untuk itu, penting bagi para investor terutama mereka yang ingin masuk untuk menanamkan sahamnya di Kaimana, harus mempertimbangkan dampak lingkungan ini. Artinya, investasi boleh-boleh saja, namun harus mempertimbangkan kondisi daerah seperti laut kita sudah kita tetapkan sebagai kawasan konservasi,”tegasnya.(nic)


Kategori : Kaimana

Komentar