MANCHESTER – Malam yang indah bagi Romelu Lukaku. Karena, tak sekalipun dia pernah merasakan jadi hero saat menghadapi mantan klubnya Chelsea di Premier League. Tadi malam, Lukaku langsung jadi penentu kemenangan Manchester United atas The Blues di Old Trafford, Manchester. 
 
United mempecundangi Chelsea 2-1 (1-1). Lukaku jadi aktor di balik terjadinya dua gol United. Gol pertama pada menit ke-39 dia yang mencetaknya, dan dia yang membidani golnya Jesse Lingard pada menit ke-75. Hanya Willian yang berhasil menjebol gawang David de Gea, pada menit ke-32. 
 
Tak hanya kali pertama Lukaku mencetak gol dan assist sekaligus melawan Chelsea, ini pun juga kali pertama Lukaku menjebol gawang klub delapan besar Premier League musim ini. ''Saya selalu berpikir waktu saya tak banyak bagi tim ini ketika mampu mencetak gol dan dapat memberi assist,'' kata Lukaku, kepada Sky Sports.  
 
Ini jadi penegas pertama bahwa Lukaku bukan seperti sebelumnya. Lukaku yang hampir pasti gagal bersaing jika kedatangan kompetitor lain di lini depan. Mandulnya Lukaku terjadi di saat setelah datangnya Alexis Sanchez, bulan lalu. ''Saya tak pernah takut, sebaliknya ini seperti pengingat bagi saya untuk kerja semakin keras,'' tambahnya. 
 
Bukan hanya Chelsea yang merugi dari hasil di Old Trafford. Begitu pula Liverpool. Itu karena The Reds harusnya bisa memutus penantiannya jadi runner up sementara di matchweek ke-28 Premier League ini. Jordan Henderson butuh waktu sampai 25 matchweek untuk sampai di posisi runner up. 
 
Musim ini, Liverpool pernah merasakan bertengger sebagai runner up pada matchweek ketiga, 27 Agustus. Bagi Liverpool, 25 matchweek penantian itu sudah bisa jadi periode paling lama menantikan posisi runner up dalam dua musim ini. Berterima kasihlah pada victory 4-1-nya atas West Ham di Anfield, Liverpool, Sabtu malam lalu WIB (24/2). 
 
''Malam yang masif bagi kami,'' klaim bek kiri Liverpool, Andy Robertson, dilansir situs resmi klub. Tak hanya armada Juergen Klopp yang mereguk untung dari hasil imbang itu, hasil di Old Trafford pun menguntungkan bagi Tottenham Hotspur. The Lilywhites comeback masuk ke top four setelah lebih dari 10 pekan tersesat di luar zona Liga Champions. 
 
Tak mudah Spurs mendapatkannya. Hugo Lloris baru berhasil membunuh laga pada dua menit terakhir. Harry Kane yang  jadi pahlawannya melalui gol saat menit ke-88 memanfaatkan assist Christian Eriksen. Gol ke-23 HurriKane dalam derby London, menyamai koleksi gol dari Didier Drogba saat masih di Chelsea. Drogba mencetak 23 gol dari 64 derby, Kane 34 derby. 
 
Sekaligus gol ke-150-nya bersama Spurs. ''Saya tak kaget, karena saya sedang ada dalam periode terbaik dan gol-gol ini sudah memberi saya konfidensi di tiap laga,'' tutur Kane. Berapa  gol lagi yang ingin dia capai? ''Saya sudah mencetak 35 gol musim ini dan saya ingin lebih dari ini,'' koarnya, dalam program Match of The Day BBC Sports. (ren)

Kategori : Bola

Komentar