SORONG- Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-73, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong Raya menggelar Malam Syukuran di Aula Pandusakti Kodim 1704/Sorong pada Sabtu (10/2) malam.

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru,SH,M.Si, Bupati Tambrauw, Gabriel Asem,SE,M.Si, Kapolres Sorong Kota, AKBP Mariochrysti P.S. Siregar, S.IK, MH, Kasrem 171/PVT, Kolonel Inf. Dian Sundiana, Wadanlantamal XIV Sorong, Kolonel Laut (P) Alex Syahril, SE,  Dandim 1704/Sorong, Letkol Inf. Andar Dodianto Panggabean,S.IP dan perwakilan instansi lainnya termasuk para pimpinan media.

  Dalam sambutannya Ketua PWI Sorong Raya, Ruben Isir, SE mengatakan bahwa, memasuki usia yang ke-73 pers harus lebih intens dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. karena dalam sejarahnya pers di Indonesia juga turut serta menyebarluaskan kemerdekaan Indonesia sampai ke seluruh dunia.

  “Dahulu kala, dalam sejarahnya karena dengan adanya pers sehingga seluruh dunis bisa mengetahui proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, maka memasuki usia yang ke-73 ini peran pers semakin besar lagi untuk memberikan informasi kepada masyarakat seputar pembangunan nasional dan daerah.” ujarnya.

  Sementara Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, kepada wartawan usai kegiatan syukuran menyampaikan, dengan kondisi Kabupaten Tambrauw yang terpencil dan terisolir tetapi melalui pemberitaan semua media yang ada di Papua Barat Tambrauw bisa terkenal di seluruh Indonesia karena peran pers dan daerah sangat membutuhkan pers.

  Menurutnya sejauh ini kinerja pers cukup maksimal, hanya saja kembali kepada masing-masing individu yang menilai, namun baginya sejauh ini pers sudah menjalankan peranya dengan cukup baik.

  “Kepada seluruh pejabat daerah tidak perlu takut dengan para insane pers. karena pers merupakan mitra pemerintah untuk menginformasikan seluruh pembangunan daerah kepada masyarakat. karena melalui pers masyarakat dapat mengetahui apa yang sementara dibangun oleh pemerintah.” ujarnya.

  Pesannya agar semua pers bisa menjalin kerjasama dengan semua pemerintah daerah di Papua Barat untuk memajukan proses pembangunan serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat.

  Sementara Bupati Sorong, Johny Kamuru, dalam sambutannya mengatakan, insan pers dalam tugasnya sebagai pemberi informasi harus benar-benar memiliki kedudukan yang legal, karena belakangan ini marak dengan oknum yang mengatasnamakan pers padahal sama sekali tidak memiliki media.

“Selaku kepala daerah kami sangat terbuka khususnya memberikan informasi kepada masyarakat, karena jika menutupi informasipun wartawan dengan upayanya akan bisa mengetahui. Tetapi dalam hal memberikan informasi kami juga harus melihat pers yang benar-benar memiliki media, karena beberapa kali temuan itu ada oknum yang mengaku pers tetapi tidak terdaftar dan tidak memiliki media,”ujarnya.(dar)


Kategori : Metro

Komentar