TEMINABUAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong Selatan (Sorsel) memberikan perhatian serius terhadap wilayah yang berada di perbatasan Kabupaten Sorsel dengan kabupaten lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian yakni Kampung Wehali dan Magis, Distrik Teminabuan. Kedua kampung tersebut berada di perbatasan Kabupaten Maybrat. Untuk itulah aspirasi masyarakat Kampung Wehali dan Kampung Magis untuk dimekarkan menjadi distrik mendapat perhatian Pemkab Sorsel di bawah kepemimpinan Bupati Samsudin Anggiluli, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk. Hal ini disampaikan Bupati Samsudin Anggiluli saat berkunjung ke Kampung Wehali-Magis bersama rombongan Jumat (9/2) lalu. Masyarakat kedua kampung tersebut menyampaikan aspirasi tentang pemekaran Distrik Sawiat Timur, pemekaran sejumlah dusun menjadi kampung yakni Dusun Saye, Dusun Kamak, Dusun Swein, Dusun Mayal Doros dan Dusun Asak Gire. Selain itu peningkatan Kampung Persiapan Msyarmase dan Kampung Persiapan Sekalas menjadi kampung defenitif.

 Pada kesempatan tersebut Bupati Samsudin Anggiluli, SE menegaskan dukungan penuh terhadap aspirasi masyarakat, terutama usulan pemekaran Distrik Sawiat Timur dan sejumlah kampung. Pemekaran tersebut perlu karena wilayah kedua kampung tersebut berada di daerah perbatasan dengan wilayah Kabupaten Maybrat. Selain itu dengan adanya pemekaran memperpendek rentang kendali layanan pemerintahan kepada masyarakat. Namun demikian tentu harus melalui proses dan mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tidak kalah penting harus diperhitungkan dengan kekuatan anggaran yang ada.


Tugas utama pemerintah yaitu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terkait bidang pembangunan, dirinya mengungkapkan semua anggaran yang ada terbagi ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pelaksana program dan anggaran untuk mewujudkan masyarakat Sorong Selatan yang sehat, cerdas, sejahtera, unggul dan berkeadilan gender. 


 Penyambutan Bupati Samsudin Anggiluli dan rombongan di gerbang masuk Kampung Magis ditandai pengalungan Kain Timur dan Tarian Adat Srar atau tumbuk tanah oleh masyarakat. Penyambutan sangat meriah, karena Bupati Samsudin Anggiluli dan rombongan ikut menari tarian adat Srar berjalan menuju Kantor Kampung Wehali dan selanjutnya dilakukan dialog dengan masyarakat.  Ikut dalam kunker ini Wabup Martinus Salamuk, Ketua DPRD Jevries N Kewetare, SP; Wakil Ketua I DPRD Marthen Saflesa, Kasat Binmas Polres Sorsel Ipda Mangiri, Perwira Penghubung Kodim 1704 Sorong Mayor Inf. Willson N. Path, S.Sos, seluruh Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sorsel. (jus)


Kategori : Sorong Raya

Komentar