FAKFAK-Tidak ingin kembali terjadi aksi massa ke Kejaksaan Negeri Fakfak pada saat pelimpahan tahap II (dua) tersangka dan barang bukti seperti yang terjadi pada Selasa (6/2), maka pihak Kejaksaaan Fakfak akan meminta bantuan pengamanan.

Oleh karena itu diharapkan jajaran Kepolisian Resort Fakfak dapat memberikan jaminan keamanan pada saat proses pelimpahan tahap II (dua) tersangka dan barang bukti. Sehingga tidak lagi aksi massa kedua oknum anggota dewan di Kejaksaan Negeri Fakfak.

    Kasi Pidum Kejari Fakfak, Muji Ahmad Muthaqin, SH, MH, kepada Radar Sorong, mengatakan, bila dalam pelimpahan tahap II (dua) tersangka dan barang bukti, pihak penyidik Polres Fakfak tidak dapat memberikan jaminan keamanan dari tekanan massa pendukung kedua oknum anggota DPRD Fakfak tersebut, maka Kejaksaan Negeri Fakfak juga akan meminta bantuan pengamanan dari pihak TNI, yaitu Kodim 1706 Fakfak.

    “Kalau tidak jaminan pengamanan nanti, kami dari Kejaksaan Negeri Fakfak akan meminta bantuan dari TNI Kodim  1706 Fakfak untuk dapat menurunkan personelnya pada saat pelimpahan kedua oknum anggota DPRD Fakfak tersebut,”tuturnya.    

Dia menyayangkan proses pelimpahan tahap kedua pada Selasa kemarin (6/2) yang harus dibatalkan karena adanya tekanan massa. Oleh karena itu pada tahap dua dalam waktu dekat, dirinya mengharapkan adanya jaminan keamanan dari jajaran kepolisian.(ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar