MANOKWARI-Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua Barat harus menyampaikan secara resmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terkait pelimpahan kasus dugaan korupsi Mantan Bupati Sorong Selatan, Ottow Ihalauw ke Mabes Polri.

Hal itu disampaikan Direktur LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH kepada wartawan, Minggu (11/2) menyikapi sikap Ditkrimsus Polda Papua Barat yang memilih melimpahkan kasus Mantan Penguasa Sorsel itu ke Mabes Polri.  "Ini kan sudah sampai penetapan tersangka (Ottow Ihalauw, red). Jadi kalau dilimpahkan ke Mabes harus ada pemberitahuan tertulis melalui surat yang dikirim ke Kejati Papua karena sebelumnya sudah ada P-19 atas berkas tersangka Ottow Ihalauw,"tutur Yan.

Yan juga meminta Kejati Papua untuk mempertanyakan berkas yang telah dikembalikan untuk dilengkapi. "Kejati berwenang menanyakan berkas selagi belum ada surat resmi dari Polda Papua Barat,"tandasnya.

Ottow Ihalauw ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Papua Barat terkait dugaan korupsi dalam pengadaan kapal kargo di Kabupaten Sorong Selatan.(sr)


Kategori : Manokwari

Komentar