FAKFAK-Terkait tindak pengrusakan dan penyerangan Kantor Satlantas Polres Fakfak yang terjadi di awal tahun 2018 penyidik Polres Fakfak telah menetapkan 18 tersangka (Tsk). Kini berkasnya telah tahap satu atau dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Fakfak.    

Kasi Pidum Kejari Fakfak, Muji Ahmad Muthaqim, SH, MH, kepada Radar Sorong, mengatakan, kasus penyerangan kantor Satlantas Polres Fakfak yang terjadi pada awal tahun 2018 lalu kini penyidik Polres Fakfak telah melimpahkan berkas perkara tahap I (satu) ke Kejaksaan Negeri Fakfak.

Menurut, Kasi Pidum Kejari Fakfak, dalam berkas perkara yang telah dilimpahkan tahap I ke Kejaksaan Negeri Fakfak, dimana penyidik Polres Fakfak telah menetapkan 18 tersangka termasuk salah satu tokoh masyarakat berinisial SB. “Dalam BAP yang telah di serahkan tahap I di Kejaksaan Negeri Fakfak disebutkan ada 18 orang yang telah di tetapkan sebagai tersangka”, tuturnya.

Para tersangka penyerangan kantor Lantas Polres Fakfak dijerat dengan pasal 170 jo pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.

Kasi Pidum menambahkan, dengan pelimpahan berkas tahap pertama di Kejaksaan Negeri Fakfak, maka saat ini berkas tersebut sedang dalam proses penelitian Kejaksaan Negeri Fakfak.(ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar