KAIMANA- Ketua Dewan Adat Kaimana (DAK), Yohan Werfete, menegaskan, dirinya sepakat dan mendukung jika ada upaya dari pemerintah untuk mengurangi jumlah anak pengguna Aibon di wilayah Kabupaten Kaimana.

“Kalau menurut saya, sebaiknya dibangun rumah aman, supaya dalam rumah tersebut ada pembinaan yang mestinya dilakukan oleh pemerintah kepada mereka yang sudah terkena aibon,” ujar Yohan Werfete, usai mengikuti ibadah HUT Pengkabaran Injil ke 163, di Pantai Bantemi Kaimana.

Yohan mengaku, sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait, untuk membahas hala tersebut. “Dalam pertemuan tersebut, kami sempat usulkan terkait dengan membangun rumah aman, seperti adanya karantina bagi mereka yang sudah terkena aibon. Namun hingga saat ini belum juga dilakukan,” tegasnya.

Dia berharap, persoalan Aibon yang saat ini sedang terjadi di wilayahKota Kaimana, sudah menjadi persoalan besar. “Untuk itu, pemerintah daerah harus secepatnya ambil langkah, bagaimana secepatnya menyelamatkan anak-anak demi masa depan negeri ini ke depan,” tegasnya.

Disinggung soal adanya sejumlah tempat usaha yang masih menjual lem Aibon, kata dia, agar hal ini bisa menjadi perhatian dari pihak terkait. “Saya pikir Satpol PP bisa melakukan razia di beberapa tempat tersebut. Semua pihak harus menaruh perhatian penuh supaya bagaimana hal itu bisa tuntas, kalau kita biarkan maka makin hari makin berkembang,” pungkasnya.(nic)


Kategori : Kaimana

Komentar