SORONG-Rencana aksi demo susulan di Kantor Bupati Maybrat di Ayamaru untuk mendesak pemerintah daerah Kabupaten Maybrat memindahkan aktifitas pemerintahan dari Ayamaru ke Kumurkek, tidak jadi dilaksanakan. Informasi yang diterima Radar Sorong dari beberapa sumber terpercaya via telepon dari Kabupaten Maybrat membenarkan bahwa tidak ada aksi demo jilid dua hari ini (kemarin,red).

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Maybrat, Korneles Kambu,S.Sos,MSi yang dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, aktifitas pemerintahan Kabupaten Maybrat, Jumat (9/2) berjalan normal seperti biasanya. “Aktifitas pemerintahan tetap jalan seperti biasa, dan saya kira dalam menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara,” kata Korneles Kambu.

Sebagai Aparat Sipil Negara (ASN), Korneles Kambu berharap kepada semua pemangku kepentingan terutama kelompok masyarakat di wilayah Aifat Raya, supaya menahan diri sambil kita sam-sama mencari solusi yang terbaik untuk kepentingan bersama. “Kedepan diharapkan supaya jangan ada aksi-aksi demo merongrong stabilitas keamanan dan stabilitas pemerintahan di Kabupaten Maybrat,”  harapnya.

Ia juga mengharapkan kepada pejabat, politisi dan semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Maybrat, supaya sama-sama berpikir secara arif dan bijaksana, tidak perlu mempertentangkan masalah status dan kedudukan ibukota. “Kita mengalir saja sambil mendorong satu atau maksimal dua daerah otonom baru di Maybrat. Sebab kalau hanya satu pemerintahan, tidak akan mampu menampung SDM Maybrat yang ada di Kabupaten Maybrat,” tandasnya. (ris)


Kategori : Berita Utama

Komentar