HAT-TRICK menang dan tak kebobolan bisa jadi capaian Premier League terbaik Tottenham Hotspur sejak bermarkas di Wembley, London, musim ini. Empat gol ke gawang Everton, dan dua gol ke gawang Manchester United jadi buktinya. Tapi, jangan harap itu akan terjadi ketika Arsenal yang datang malam nanti WIB. 
 
Terlepas dari on fire-nya Laurent Koscielny dkk, Wembley bak rumah bagi Arsenal. Itu dari rekor manisnya ketika bermain di stadion berkapasitas 90 ribu tempat duduk tersebut. The Gunners setelah takluk pada final Piala Liga 2010-2011 atas Birmingham City, tidak sekalipun gagal menang di Wembley. 
 
Delapan laga yang enam laga di antaranya saat semifinal dan final Piala FA 2013-2014, 2014-2015, dan 2016-2017, plus dua edisi Community Shield 2014 dan 2015, Arsenal mampu jadi pemenang. Dan, ini laga derby London Utara pertama yang berlangsung di Wembley, dan Arsenal punya memori bagus ketika momen serba pertama di stadion tersebut. 
 
Ya, derby London Utara juga pernah dilangsungkan di Wembley. Bukan pada semifinal Piala FA 1990-1991, melainkan pada ajang Wembley International Tournament 1988. Pemain-pemain Arsenal ketika itu seperti Alan Smith, Nigel Winterburn, Tony Adams, David O'Leary, dan Paul Merson. 
 
Arsenal membantai Spurs yang musim itu sedang drop dengan skor telak 4-0. Dua dari empat gol dicetak Brian Marwood. Dua gol lainnya dicetak Smith dan Merson. ''Spurs saat ini lebih bagus rekornya di Wembley. Namun Arsenal memiliki amunisi untuk merusaknya,'' koar Merson kepada Sky Sports. Merson juga berprofesi sebagai pundit di Sky Sports. 
 
Musim ini, hanya Chelsea yang mengalahkan Spurs di Wembley, 20 Agustus lalu. Pada musim ini, dari 13 laga kandangnya di Wembley, delapan di antaranya yang sukses dimenangi skuad besutan Mauricio Pochettino itu. Kemenangan terendah di antara rekor-rekor home klub top six Premier League lainnya. (ren)

Kategori : Bola

Komentar