Tertibnya aliran dana Piala Presiden dirasakan betul oleh Persib Bandung. Sebagai kampiun Piala Presiden tahun 2015, Persib merasakan tak ada keruwetan dalam masalah pencairan dana.
 
Manajer Persib Umuh Muhtar menjelaskan, gelontoran dana berjalan sangat lancar. Ia menjelaskan, ada dua jenis dana yang diterima. Yakni macth fee dan hadiah sebagai tim juara. 
 
Untuk match fee, tim berjuluk Maung Bandung itu mengantongi dana Rp 775 juta. Hasil dari lima kemenangan dan dua kekalahan. Sementara untuk hadiah juara, Persib menerima dana sebesar Rp 3 miliar dari pihak penyelenggara.
 
Itu artinya, total Persib menerima uang sebesar Rp 3,7 miliar selama gelaran Piala Presiden tahun 2015. Dengan jumlah dana yang cukup besar, Umuh mengaku proses pencairan tak berbelit sama sekali.
 
“Sangat cepat ya. Satu minggu kami sudah terima uang hadiah dan match fee. Pokoknya nggak ada kendala,” ungkapnya kepada Jawa Pos. Menurutnya, lancarnya aliran dana itu membuat keuangan Persib makin sehat menjelang Liga Indonesia bergulir.
 
Apalagi, sebelumnya persib menjadi kampiun Liga Super Indonesia 2014. Umuh menjelaskan, pencaran dana hadiah Liga Indonesia dan Piala Presiden hampir tak menemui kendala. “Semuanya lancar kok,” terangnya.
 
Buktinya, hadiah Liga Super Indoensia langsung cair dua minggu setelah Persib memastikan gelar. Sementara hadiah Piala Presiden 2015 diserahkan satu pekan setelah juara. “Jadi ya sma sajalah,” imbuh Muhtar. (gus)

Kategori : Sport

Komentar