Gelaran Piala Presiden bisa jadi ladang uang bagi klub peserta. Sebab, panitia sudah menyiapkan gelontoran dana segar dalam satu pertandingan. Untuk satu laga, total dana yang dikucurkan mencapai Rp 200 juta. 
 
Dana tersebut bakal dibagi oleh dua tim yang bertanding. Untuk tim yang menang, akan mendapatkan jatah Rp 125 juta. Sementara yang kalah hanya kebagian Rp 75 juta. Jika seri, kedua tim akan sama-sama mengantongi Rp 100 juta.
 
Nah, hingga saat ini, sudah ada empat tim yang memastikan lolos ke babak semifinal. Mereka adalah PSMS Medan, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Bali United. Empat tim ini memiliki kans membawa duit paling banyak di Piala Presdien tahun ini.
 
Nah, Bali United memiliki kans menjadi pengepul uang terbesar. Sebab, dari empat laga yang sudah dilakoni, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu belum pernah kalah. Mereka memetik tiga kali kemenangan dan satu hasil inmbang.
 
Itu artinya, Bali United sudah mengantongi Rp 475 juta. Jika berhasil menjadi juara, uang yang dikumpulkan jelas kian berlipat. Ada tiga laga untuk memastikan gelar juara. Yakni, dua laga semifinal dan satu laga final. Jika semuanya disapu bersih, Bali United akan mendapat tambahan dana Rp 375 juta.
 
Itu artinya, dari match fee saja, Bali United bisa mengantongi Rp 850 juta. Itu belum termasuk hadiah bagi tim juara sebesar Rp 3,3 miliar. Jika ditotal, maka Bali United bisa mengantongi Rp 4,15 miliar dari gelaran Piala Presiden tahun ini. Jumlah yang fantastis.
 
Namun, tiga tim lain juga memiliki kans juara. Namun, total hadiah tetp dibawah Bali United. Persija dan Sriwijaya misalnya. Mereka sudah mengantongi Rp 450 juta. Hasil dari tiga kemenangan dan satu kekalahan. Jika menjadi juara juara dan berhasil menyapu berih tiga laga sisa, total dana yang didapat hanya Rp 4,125 miliar. Selisih Rp 25 juta dari Bali United.
 
PSMS menjadi tim yang mendapat uang paling minim. Saat ini, mereka sudah mendapat Rp 425 juta. Hasil dua kemenangan, dan masing-masing satu kekalahan dan hasil imbang. Kalaupun menjadi juara dengan menyapu bersih tiga laga sisa, tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya akan membawa pulang dana sebesar Rp 4,1 miliar saja.
 
Gelontoran dana tersebut sangat efektif untuk menyongsong pesiapan klub sebelum kick off Liga 1 dilakukan. Dana segar itu bisa dimanfaatkan untuk mengontrak pemain baru hingga membenahi fasilitas klub. (gus)

Kategori : Sport

Komentar