WAMENA -Seorang wanita berinisial OD (34) yang diduga mengalami gangguan jiwa menjadi korban penganiayaan hingga menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia, di Kampung Umpagolo, Distrik Kurulu Kabupaten Jayawijaya. Hal ini terjadi setelah korban membunuh Demina Dabi (20) dan Markus Logo (5) serta melukai Frengky Logo (3), Dealokme Mabel (50) dan Martina Marian (45), pada Sabtu (3/2) dini hari sekira pukul 02.00 WIT.

Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, pelaku OD sebelumnya membunuh dan melukai korban lainnya dengan cara menikam saat korbannya sedang tertidur. Beberapa korban yang masih dalam keadaan luka, sempat berteriak sehingga warga di kampung tersebut keluar dan menghakimi korban OD hingga tewas. Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres Jayawijaya Kompol Abbas saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pembunuhan yang pelakunya dikeroyok hingga tewas. Dari kejadian ini, jumlah korban jiwa menjadi 3 orang dan korban luka menjadi 3 orang.

Kronologi kejadian tragis ini berawal pada Sabtu (3/2) sekira pukul 02.00 WIT, korban Demina Daby dalam tengah tidur di atas loteng Honai Perempuan. Kemudian korban OD (pelaku.red) naik ke loteng dan menikam korban dengan menggunakan pisau dapur. Tak berhenti di situ, usai menikam Demina Daby, OD juga menikam Markus Logo hingga tewas. Pelaku juga terus berupaya melakukan penyerangan secara membabi buta sehingga menyebabkan 2 orang perempuan dan 1 anak kecil mengalami luka-luka.

Sejumlah mama-mama di dalam Honai yang melihat kejadian penikaman yang dilakukan oleh pelaku OD, secara spontan mengeroyok pelaku dengan menggunakan kayu sampai korban OD yang merupakan pelaku tak berdaya dan tewas. ”Dari yang dilaporkan kepada kami, pelaku mengalami gangguan jiwa, sehingga membunuh dua orang dan melukai 3 orang dengan menggunakan pisau dapur, dan pelaku sendiri juga meninggal lantaran dikeroyok,”ungkap Kapolres, Sabtu (3/2) kemarin.

Menurutnya, kejadian ini dilaporkan oleh masyarakat kepada anggota di Polsek Kurulu. Adapun korban, itu semuanya perempuan, terdiri dari yang meninggal salah satu mama- mama dan satu orang anak sekitar umur 5 tahun, Selain membunuh dua orang, wanita itu juga menikam tiga orang lainya sehingga mengalami luka serius. ”Korban yang luka masih dirawat di rumah sakit. Terdiri dari mama-mama dua orang dan satu anak umur 3 tahun yang kondisinya belum sadarkan diri dan masih dalam keadaan Koma,”jelasnya.

Berdasarkan keterangan dari masyarakat kepada kepolisian, kata Kompol Abbas, Pelaku Korban OD ini merupakan warga kampung lain yang menikah dengan satu pria di Kampung Umpagalo, tempat wanita itu melakukan pembunuhan. Pelaku kembali ke kampung tersebut lantaran ada acara duka. ”Pelaku yangjugakorbanini, sejaksuaminya meninggal dunia sering mengalami gangguan jiwa, sering menggangu orang dan sebelumnya tidak pernah mencederai orang, namun kini pelaku sampai melakukan pembunuhan,”katanya.

Usaikejadiantersebut, polisitelahmembawa tiga korban kembali ke keluarga setelah diperiksa di RSUD Jayawijaya, sedangkan korban yang luka tetap dirawat di RSUD Wamena. Hingga kemarin, pihaknya belum bisa mengambil keterangan untuk pelaku pengeroyokan karena masih dalam keadaan duka. (jo/fia/tri) 


Kategori : Lintas Papua

Komentar