SORONG- Hadirnya Agen Pegadaian yang merupakan terobosan baru dari Pegadaian (persero) di tahun 2018, selalu menjadi primadona dimana dengan menjadi Agen Pegdaian maka banyak keuntungan yang dipatkan oleh agen tersebut. Deputi Bisnis Pegadaian cabang Sorong, Abdul W.Assegaf mengatakan jumlahnya pun bertambah. Dimana  Agen Pegadaian merupakan salah satu strategi cooporasi Pegadaian (persero) di tahun 2018. “Jumlahnya dalam Kota Sorong sudah ada 20 Agen, Manokwari  ada 8 Agen, Timika 12 ada Agen, Nabire ada 4 Agen, dan FakFak ada 3 Agen,” katanya kepada Radar Sorong, Selasa (6/2).

Lanjutnya, dimana strategi Pegadian yaitu bagaimana menumbuhkan bisnis Pegadaian melalui digital service dan channel distibusion. “Kita memperluas jangkauan kita pada masyarakat, memudahkan akses nasabah kita dengan Pegadaian dengan Agen Pegadaian,” jelasnya.

Dikatakannya bahwa Agen Pegadaian ada 3 yaitu bisa jadi Agen gadai, bisa jadi Agen Pembayaran dan bisa sebagai Agen Pemasar. Ketika masyarakat, usaha atau lembaga ingin menjadi Agen Pegadaian bisa mendaftarkan diri ke outlate-outlate Pegadaian terdekat. “Jika sudah menjadi Agen Pegadaian nanti akan ada sharing fee, antara Agen Pegadaian dengan pihak Pegadaian. Sharing fee cukup menarik sebagai tambahan penghasilan buat masyarakat yang ingin menjadi Agen Pegadaian,” katanya.

Kemudian, apabila ingin menjadi Agen Gadai ada syarat, diantaranya ada keahlian untuk menaksir atau estimasi seperti konter Handphone bisa menaksir harga Hp, tentunya dia tidak bisa gadaian elektronik dan emas karena tidak punya keahliaan sesuai jenis gadaian.

Dijelaskan Assegaf, demikian pula jika ada toko emas bisa juga jadi Agen gadai, bisa menerima barang gadai emas karena sebagai pedagang toko emas, dianggap memiliki kompetensi untuk menaksir emas tetapi dia tidak bisa menerima barang jaminan elektronik dan Hp.

Lanjutnya, sementara Agen Pembayaran yaitu hanya melakukan transaksi misalnya nasabah mau bayar bunga, mau bayar cicilan emas atau bayar angsuran BPKB dan pelunasan. “Sharing fee bisa mencapai jutaan rupiah per bulan dan ini disesuaikan dengan keuletan Agen Pegadaian untuk mencari nasabah yang ingin melakukan transaksi,” ujarnya.

Salah satu Agen Pemasar, Dicky mengatakan  jika Agen Pemasar dapat nasabah Kreasi (kredit jaminan BPKB) dan closing Rp 200 juta, fee pencairan dapat Rp 1,5 juta. Jika nasabah angsurannya lancar (18 bln) dapat lagi Rp 3 juta. “Inilah prospek usaha yang tanpa modal tapi hasilnya lumayan gede, yang penting ulet dan mau bekerja keras. Banyak transaksi, banyak keuntungan,” katanya.(zia)


Kategori : Ekonomi

Komentar