SORONG-Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sorong Kota terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus dugaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan SR terhadap korbannya, Bunga (bukan nama sebenarnya) yang baru berusia 15 tahun.   

Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Cristy Pancasakti Siregar,S.IK,MH melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Sorong Kota, Ipda Fajar Hayyi yang dikonfirmasi via ponsel, Jumat (12/1) mengatakan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kejadian yang menimpa Bunga.

“Prosesnya tetap berjalan, kita juga sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga telah kabur,” ujarnya. Kendati pelaku kabur, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dari hasil pemeriksaan korban dan saksi-saksi. “Identitasnya kita sudah kantongi, jadi saya yakin kami akan menangkapnya,” tandasnya.

Saat ini penyidik unit PPA tengah menunggu jadwal visum korban untuk memastikan kebenaran peristiwa bejat yang dialami Bunga. Kanit PPA mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Kabupaten Sorong guna melakukan visum terhadap korban. “Kita sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit, tapi Sabtu dan Minggu libur, jadi kemungkinan Senin kita sudah dapat hasil visumnya,” jelas Hayyi, ~sapaaan akrab~ Kanit PPA Polres Sorong Kota ini.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswi salah satu SMA di Kota Sorong sebut saja Bunga, direnggut kegadisannya oleh pria yang dikenalnya melalui jejaring sosial facebook. ABG yang baru berusia 15 tahun itu menjadi korban rayuan maut SR yang belakangan diketahuinya telah beristri dengan seorang anak.

Awalnya, pelajar kelas dua SMA itu berkenalan dengan SR melalui Facebook di Desember 2016. Setelah itu, kedua saling komunikasi, diajak ketemuan kemudian memutuskan untuk berpacaran. Setelah resmi pacaran kurang lebih tiga bulan, rayuan maut SR beraksi hingga berhasil merenggut keperawanan Bunga. Usai merenggut keperawanan Bunga dan setelah identitas dan belangnya terkuak, SR kabur meninggalkan Bunga yang akhirnya melaporkannya ke Mapolres Sorong Kota. (raf)


Kategori : Berita Utama

Komentar