MANOKWARI-Kembali macetnya perkualihan Fakultas Kedokteran Unipa (Universitas Papua) membuat prihatin Wakil Ketua DPR Papua Barat, Ranley Mansawan. Dari sisi pemerintahan, masalah anggaran sudah diselesaikan dan kini tinggal koordinasi Unipa dengan Fakultas Kedokteran UI (Universitas Indonesia). “Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Fakultas Kedokteran Unipa. Menurut kita dari urusan pemerintah daerah, soal anggaran sudah diselesaikan bersama antara gubernur dan DPR Papua Barat,” ujar Randy ~panggilan akrab politisi Nasdem ini~ kepada wartawan, Rabu (10/1).

Menurutnya, permasalahan yang menimpa FK Unipa merupakan persoalan internal Unipa dan UI. Randy mengkuatirkan, kembali terhentinya proses perkuliahan FK Unipa bisa berimbas pada semangat mahasiswa calon-calon dokter. “Persoalan ini membuat mereka pasti down mentalnya. Itu yang menjadi perhatian kita,” tandasnya.

Dia berharap, Unipa dan UI kembali menjalin koordinasi secara baik. Kalau ada persoalan dapat dibicarakan dengan baik tanpa pengorbankan proses perkuliahan seperti yang terjadi sekarang. “Ini karena laporan-laporan pertanggungjawaban, tetapi proses perkuliahan tak boleh terganggu. Perkuliahan harus tetap berjalan seperti biasa. Yang paling bertanggungjawab sekarang ini Dekan Fakultas Kedokteran UI dan Rektor Unipa,” tukas Wakil Ketua DPR PB.

Seperti diketahui, sebelumnya proses perkuliahan FK Unipa sempat terhenti setahun karena macetnya dana pengampuan dari Pemkab Sorong. Hingga akhirnya, Pemprov Papua Barat mengambil jalan memotong alokasi Dana Otsus masing-masing kabupaten/kota Rp 1,7 miliar per tahun. DPR PB lanjut Randy, masih mengikuti perkembangan terhentinya perkuliahan FK Unipa. Tak menutup kemungkinan, dewan dapat memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai penjelasan.

Pasca libur Natal dan Tahun Baru, mestinya perkuliahan FK Unipa kembali aktif pada 8 Januari. Namun karena belum ada transfer dana dari Unipa, maka UI memutuskan untuk menunda perkuliahaan hingga Unipa mentransfer dana sesuai yang diminta.

Dalam rilis yang diterima wartawan, pihak Unipa meminta kepada Fakultas Kedokteran UI untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana November dan Desember. FK UI  menyampaikan LPJ  yang diminta telah dikirim sejak akhir Desember, tetapi Unipa merasa belum menerimanya. Mahasiswa dan orang tua berharap penundaan perkuliahan tak berlarut-larut seperti sebelumnya. Apabila tak ada kejelasan, mahasiswa mengancam akan menempuh jalur hukum. (lm)


Kategori : Berita Utama

Komentar