SORONG -  Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Sorong Kota telah menyurati saksi ahli dari salah satu institusi yang berkompoten dalam menilai hasil pekerjaan pembangunan asrama Bintuni  yang terletak di Kilometer 7 Kota Sorong.

 "Jadi saksi ahli tersebut sudah kita surati. Memang kita butuhkan satu saksi ahli lagi dari sebuah institusi yang berkompeten dalam menilai hasil pekerjaan bangunan Asrama Mahasiswa Bintuni. Tapi kemarin dia masih minta waktu karena masih dalam situasi libur kantor, jadi kalau kita sudah surati seperti begini, kalau dia tidak datang kita yang datang kesana,"kata Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Christy Pancasakti Siregar, S.IK, MH kepada Radar Sorong pekan lalu.

  Lanjut Kapolres, setelah keterangan saksi tersebut kita akan kembali gelar perkara dan kemudian menaikkan status kasus korupsi dana pembangunan Asrama Bintuni dari sidik menjadi penetapan tersangka.

  Namun sekali lagi kapolres enggan menyebutkan nama saksi, dan terduga pelaku penikmat dana pembangunan Asrama Bintuni. " Kalau siapa - siapa saja yang ada didalamnya itu masih rahasia. Kita mohon doanya dan pengawalannya saja supaya kasus ini dapat segera ditetapkan tersangkanya," kata Mario. 

  Sebelumnya, pada press release akhir tahun 2017 di Mapolres Sorong Kota, Mario menyebutkan bahwa sudah banyak saksi yang pihaknya periksa guna mengungkap kasus tersebut. 

  Bahkan kata Mario, Satuan Tipikor Polres Sorong Kota juga telah diterjunkan ke Kabupaten Bintuni guna melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data. 

  Mario juga bersikeras bahwa selangkah lagi pihaknya akan segera menetapkan pelaku dari kasus korupsi tersebut. Namun lagi - lagi Mario enggan memberikan informasi tentang jati diri saksi - saksi yang sudah diperiksa."Untuk siapa yang diperiksa itu masih rahasia. Menyembunyikan identitas saksi sudah menjadi metode kami dalam mengungkap sebuah kasus korupsi. Jadi sabar saja, kalau sudah ada penetapan pasti kita kabari. Kita optimis awal tahun sudah bisa ditetapkan tersangkanya," kata Mario.(raf)


Kategori : Metro

Komentar