AIMAS – Kasus pencabulan yang dilakukan penjaga panti BT (48) terhadap 7 korban yang diakuinya, kini sedang dalam pengurusan berkas. Dari 7 korban, hingga saat ini baru 1 orang yang diperiksa, AG (23) yang sejak awal melaporkan pelaku, di pertengahan bulan Desember 2017. “Kasusnya masih kita urus berkasnya,” ucap Kasat Reskrim Polres Sorong, AKP Rudi Ardiana, S.H, S.IK kepada Radar Sorong, beberapa waktu lalu.

  Disampaikan Rudi, hingga saat ini kasus tersebut terus dikembangkan. Jumlah korban juga diharapkan untuk dapat terus bertambah, untuk mendukung kasus tersebut. Karena, dari keterangan BT ada 7 korban yang dicabulinya, dimana rata-rata anak dibawah umur. “Menurut pengakuannya, korbannya semua bukan dibawah umur,” ucapnya.

  Sementara itu, beberapa waktu lalu pelaku sempat mengalami sakit, sehingga selama kurang lebih 8 hari harus menjalani perawatan medis, yang mengharuskan pelaku berada di rumah sakit. Meski demikian, pelaku tetap didampingi anggota Polres Sorong. “Yang bersangkutan sempat sakit beberapa hari,” terangnya.

  Untuk diketahui, BT merupakan oknum penjaga salah satu panti asuhan di Kabupaten Sorong. Dimana, ia dilaporkan oleh AG atas pencabulan yang diterimanya sebanyak 9 kali, dari tahun 2011 hingga tahun 2017. (nam)


Kategori : Sorong Raya

Komentar