FAKFAK – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Fakfak yang berasal dari berbagai kota studi, Selasa (9/1) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Fakfak.

Aksi tersebut dalam rangka meminta pemerataan bantaun biaya pendidikan dari pemerintah daerah, yaitu Kabupaten Fakfak kepada seluruh mahasiswa asal Fakfak disemua kota studi, baik itu biaya pendidikan yang bersumber dari dana Otsus maupun sumber dana lainnya.

    Sebelum menggelar orasi di depan Gedung DPRD Fakfak, puluhan mahasiswa yang terdiri atas Mahasiswa Fakfak asal kota studi Kota Jayapura, mahasiswa Fakfak asal kota studi Manokwari dan luar Papua ini berkumpul di Jalan Reklamasi Fakfak.

    Sejumlah mahasiswa tiba di Kantor DPRD Fakfak pukul 11.00 WIT, puluhan mahasiswa ini masih terus mendapat pengawalan ketat oleh aparat kepolisian dibantu Satpol PP Kabupaten Fakfak. Orasi dilakukan beberapa menit sambil menunggu selesainya sidang APBD Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2018 oleh Legislatif dan Eksekutif.

Sidang dengan agenda mendengar jawaban bupati terhadap pandangan komisi-komisi dewan sempat terganggu, namun berakhir pula hingga mereka ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Fakfak Samaun Hegemur, SE didampingi Ketua dan Anggota Komisi Dewan Bidang Pendidikan dan sejumlah anggota dewan lainya,

    Situasi ini sempat bersitegang antara para pendemo dengan aparat keamanan karena sejumlah Mahasiswa memaksa masuk kedalam ruangan sidang DPRD Fakfak. Bahkan aksi kejar-kejaran juga sempat terjadi, namun dihalangi terus oleh aparat kemanan.

    Selanjutnya puluhan Mahasiswa ini diarak masuk ke dalam ruangan sidang untuk menyampaikan Aspirasi sekaligus berdiskusi dengan para anggota DPR. Dalam kesempatan itu mahasiswa menyampaikan 3 poin tuntutan yang dibacakan oleh perwakilan mereka yakni Rusman Kelkusa.

Tuntutan para mahasiswa yaitu pertama, mendesak Pemda Fakfak yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak harus memiliki data yang akurat terkait keberadaan mahasiswa Fakfak di Setiap Kota Studi, kedua, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak dan DPRD Fakfak agar selalu transparan terhadap alokasi anggaran pendidikan di kota studi masing-masing. ketiga, mendesak Pemda dan DPRD Fakfak agar membangun Fasilitas pendidikan yang layak kepada mahasiswa disetiap kota studi.

    Setelah membacakan pernyataan sikap, selanjutnya dilakukan penyerahan pernyataan sikap tertulis kepada pimpinan DPRD Fakfak, Semuel Hegemur. Dewan berjanji akan menindak lanjuti aspirasi tersebut untuk bersama-sama dengan pemerintah kabupaten Fakfak agar bisa disikapi secara objektif, “Kami siap untuk menindak lanjuti ini secara prosedur dan ketentuan yang berlaku,”kata Samaun Hegemur.(ret)


Kategori : Lintas Papua

Komentar